HOME  ⁄  Ekonomi

Surabaya Diuji sebagai Kota Jasa di Tengah Transformasi Ekonomi Nasional

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Surabaya Diuji sebagai Kota Jasa di Tengah Transformasi Ekonomi Nasional
Foto: (Sumber: Foto udara arus lalu lintas di kawasan jembatan layang Waru, Perbatasan Sidoarjo-Surabaya, Jawa Timur, Rabu (18/3/2026). Arus lalu lintas kendaraan yang melintas di perbatasan kota tersebut terpantau padat. (ANTARA FOTO/Umarul Faruq/agr).)

Pantau - Kota Surabaya menghadapi ujian dalam transformasinya menjadi kota berbasis jasa seiring pergeseran struktur ekonomi nasional yang semakin bertumpu pada sektor pelayanan, perdagangan, dan konektivitas.

Peran Strategis Sektor Jasa dalam Ekonomi Kota

Perubahan Surabaya dari kota industri dan pelabuhan menjadi kota jasa didorong oleh kontribusi besar sektor perdagangan dan eceran yang menyumbang lebih dari seperempat Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

Aktivitas ekonomi yang padat di jalan, pelabuhan, hingga pusat perdagangan menunjukkan kuatnya peran sektor jasa dalam menggerakkan perekonomian kota.

Transformasi ini menuntut perubahan pola pikir dari ekonomi berbasis produksi menjadi berbasis pelayanan yang mengandalkan kualitas layanan dan kepercayaan.

Digitalisasi dan Transparansi Jadi Kunci

Pemerintah Kota Surabaya mendorong digitalisasi layanan publik untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, termasuk dalam pengawasan pajak hotel dan restoran serta penerapan parkir non-tunai.

Kebijakan tersebut berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), di mana sekitar 75 persen PAD Surabaya berasal dari kemampuan internal kota.

Namun, penerapan digitalisasi masih menghadapi tantangan, terutama terkait adaptasi masyarakat, literasi digital, serta kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia.

Selain itu, transparansi dinilai perlu diperluas tidak hanya pada aspek fiskal, tetapi juga dalam layanan publik seperti perizinan, kesehatan, dan pendidikan guna memperkuat kepercayaan masyarakat.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Aditya Yohan