HOME  ⁄  Ekonomi

DBS Sebut Indonesia Diuntungkan Pergeseran Rantai Pasok Global di Tengah Gejolak Geopolitik

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

DBS Sebut Indonesia Diuntungkan Pergeseran Rantai Pasok Global di Tengah Gejolak Geopolitik
Foto: (Sumber : Ilustrasi - PT Bank DBS Indonesia, Jakarta, Senin (20/4/2026). ANTARA/HO-Bank DBS..)

Pantau - PT Bank DBS Indonesia menilai Indonesia berada pada posisi strategis dan berpotensi diuntungkan dari pergeseran rantai pasok global di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik dunia.

Peluang dari Pergeseran Perdagangan Global

Director of Institutional Banking Group Bank DBS Indonesia Anthonius Sehonamin menyatakan perubahan arus perdagangan dan investasi dipicu oleh kebijakan tarif serta konflik geopolitik seperti antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Menurut dia, kondisi tersebut mendorong Indonesia menjadi salah satu tujuan utama dalam rantai pasok global.

"Bagi pelaku usaha Indonesia, perkembangan ini bukan sekadar tren bilateral, melainkan peluang untuk memperluas pasar dan memperkuat bisnis lintas negara," ujarnya.

Ia menambahkan stabilitas domestik yang relatif terjaga serta prospek pertumbuhan ekonomi yang kuat membuat Indonesia semakin menarik bagi investor global.

Strategi Hadapi Risiko dan Maksimalkan Peluang

DBS menilai pelaku usaha perlu menerapkan strategi komprehensif untuk menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang dari perubahan global tersebut.

Salah satu langkah yang disarankan adalah diversifikasi pasar dan rantai pasok regional guna mengantisipasi risiko geopolitik yang dapat mengganggu jalur perdagangan dan meningkatkan biaya logistik.

Selain itu, peningkatan konektivitas regional dan kemitraan ekonomi dengan China dinilai memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok dan investasi kawasan.

DBS Group Research memproyeksikan ekonomi China tetap tumbuh sekitar 4,5 persen yang didukung kebijakan moneter akomodatif sehingga membuka peluang bagi perusahaan Indonesia untuk memperluas keterlibatan di pasar regional.

Namun demikian, ekspansi lintas negara juga dihadapkan pada tantangan seperti perubahan regulasi, fluktuasi permintaan, serta volatilitas nilai tukar.

Penulis :
Aditya Yohan