
Pantau - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat kerja sama dengan Tiongkok guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperluas akses pasar ekspor global, Rabu (22/4/2026).
Potensi Investasi dan Ekspor Jadi Fokus Utama
Sekretaris Daerah Sulsel Jufri Rahman mengatakan hubungan dengan Tiongkok menjadi langkah strategis yang telah terjalin lama, baik secara ekonomi maupun sosial.
Ia menyampaikan, "Sejak dulu, hubungan emosional antara Tiongkok dengan masyarakat Sulawesi Selatan sudah terjalin."
Data menunjukkan realisasi investasi Tiongkok di Sulsel pada 2025 mencapai Rp748 miliar, sementara kontribusi ekspor ke negara tersebut mencapai 33,69 persen atau menjadi pasar terbesar kedua bagi daerah.
Nilai ekspor Sulsel ke Tiongkok pada 2024 tercatat sebesar 693,88 juta dolar AS.
Tiongkok Nilai Sulsel Punya Daya Tarik Besar
Dalam pertemuan dengan perwakilan Kedutaan Besar Tiongkok di Makassar, Pemprov Sulsel memaparkan potensi unggulan daerah seperti sektor pertanian, perikanan, pertambangan, hingga industri pengolahan.
Konselor Tiongkok untuk Indonesia Zhen Wangda menilai Sulawesi memiliki posisi strategis sebagai pusat ekonomi dan budaya di kawasan Indonesia.
Ia mengatakan, "Sektor pertanian, perikanan, pertambangan, dan industri makanan berkembang pesat serta telah menarik minat investor."
Ia juga menambahkan bahwa kekayaan budaya dan keindahan alam Sulawesi Selatan menjadi daya tarik bagi wisatawan serta peluang penguatan kerja sama antarmasyarakat.
Pertemuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan integrasi industri unggulan serta mempererat hubungan bilateral antara daerah di Tiongkok dan Indonesia.
- Penulis :
- Aditya Yohan








