
Pantau - Gubernur Bali Wayan Koster menindaklanjuti kesepakatan Komisi V DPR RI dan pemerintah pusat terkait percepatan pembangunan infrastruktur pariwisata di Bali yang akan mulai direalisasikan bertahap pada 2026.
Langkah ini dilakukan melalui pertemuan dengan Menteri Perhubungan, Menteri Pekerjaan Umum, serta Menteri PPN/Bappenas untuk menyelaraskan implementasi keputusan rapat kerja pada 8 April 2026.
“Menteri Pekerjaan Umum (PU) dan Menteri Perhubungan serta dengan dukungan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas memastikan akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang diusulkan Pemprov Bali sesuai Keputusan Rapat Kerja Komisi V DPR RI,” ucap Koster di Denpasar, Rabu.
Proyek Infrastruktur Mulai Dibangun 2026
Koster menyebut pembangunan akan diawali dengan tahap perencanaan dan studi pada 2026 sebelum dilanjutkan ke pembangunan fisik.
Sejumlah proyek prioritas yang akan dikerjakan antara lain underpass Jimbaran di Badung, gedung parkir Pura Ulun Danu Batur, jembatan Nusa Ceningan–Nusa Lembongan, jalan shortcut Singaraja–Mengwitani titik 11 dan 12, serta lanjutan pembangunan Embung Unda di Klungkung.
Kurangi Kemacetan dan Dukung Pariwisata
Pembangunan underpass Jimbaran ditujukan untuk mengurangi kemacetan di kawasan Badung Selatan yang padat wisatawan.
Sementara gedung parkir di kawasan Pura Ulun Danu Batur diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas di jalur Singaraja–Batur–Besakih dan Gianyar–Klungkung–Batur.
Pemerintah optimistis percepatan pembangunan infrastruktur ini dapat mendukung kelancaran mobilitas dan meningkatkan kualitas sektor pariwisata Bali ke depan.
- Penulis :
- Aditya Yohan








