HOME  ⁄  Ekonomi

Laznas BMH Salurkan Rp314 Miliar Zakat ke 1,5 Juta Penerima Sepanjang 2025

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Laznas BMH Salurkan Rp314 Miliar Zakat ke 1,5 Juta Penerima Sepanjang 2025
Foto: (Sumber : Direktur Utama Laznas BMH Supendi (kiri) menyampaikan paparan pada Talkshow Publik Ekspose BMH bertajuk "Bahagia dengan Kolaborasi Kebaikan Zakat", di Semarang, Rabu (22/4/2026). /ANTARA/Zuhdiar Laeis..)

Pantau - Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (Laznas BMH) menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah sebesar Rp314 miliar kepada 1.516.936 penerima manfaat sepanjang tahun 2025.

Penyaluran dan Program Prioritas

Direktur Utama Laznas BMH Supendi menyampaikan bahwa penyaluran dana tersebut mencakup berbagai program seperti dakwah, pendidikan, sosial dan kemanusiaan, ekonomi, kesehatan, serta lingkungan.

Penyaluran terbesar dialokasikan pada program sosial dan kemanusiaan sebesar Rp119 miliar, disusul program dakwah Rp110 miliar, serta pendidikan Rp9 miliar.

Ia mengungkapkan, "Zakat adalah amanah yang harus dikelola secara profesional dan transparan sehingga mampu menghadirkan perubahan nyata bagi para penerima manfaat dan semua terwujud dengan berkolaborasi".

Supendi menambahkan bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai bantuan sosial, tetapi juga menjadi instrumen pembangunan berkelanjutan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

Kolaborasi dan Dampak Program

Ketua Umum Hidayatullah KH Nasfi Arsyad Lc menegaskan pentingnya zakat dalam membangun kemandirian umat.

Ia mengatakan, "Zakat bukan sekadar ibadah, tetapi juga instrumen penting dalam menciptakan keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat".

Sementara itu, Ketua Baznas Jawa Tengah KH Ahmad Darodji menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat untuk menjaga kepercayaan publik.

Kegiatan ini juga menghadirkan perspektif penerima manfaat, seperti mahasiswa Universitas Diponegoro Nasya Rizky dan siswa pesantren Al Burhan Zain Abdullah yang mengaku terbantu melalui program beasiswa.

Mereka menyatakan bantuan tersebut membuka peluang pendidikan dan mendukung pencapaian prestasi.

Selain itu, Laznas BMH menandatangani nota kesepahaman dengan PT Nusacita untuk mempermudah akses pembayaran zakat melalui lebih dari 2.600 jaringan ATM Bersama.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penyaluran zakat.

Penulis :
Aditya Yohan