HOME  ⁄  Ekonomi

KRL Jabodetabek Dorong Perubahan Gaya Hidup, Mobilitas Masyarakat Kian Efisien

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

KRL Jabodetabek Dorong Perubahan Gaya Hidup, Mobilitas Masyarakat Kian Efisien
Foto: (Sumber : Ilustrasi - KRL Jabodetabek..)

Pantau - Layanan KRL Jabodetabek dinilai menjadi faktor penting dalam membentuk pola mobilitas dan kehidupan masyarakat perkotaan melalui peningkatan kapasitas, efisiensi waktu, dan keterjangkauan biaya, Jumat (24/4/2026).

Pertumbuhan Pengguna dan Perubahan Pola Mobilitas

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa peningkatan kualitas transportasi publik turut mengubah perilaku masyarakat dalam memilih moda perjalanan.

“Ketika sistem transportasi dibangun dengan lebih andal, masyarakat akan mengikuti dengan sendirinya. Pilihan menggunakan transportasi publik muncul karena layanan memberi kemudahan, keterjangkauan, kepastian, dan rasa aman,” ujarnya.

Data menunjukkan jumlah pengguna KRL terus meningkat di berbagai lintas, seperti lintas Bogor yang mencapai lebih dari 155 juta pelanggan pada 2025 dan 38 juta pengguna pada triwulan pertama 2026.

Peningkatan juga terjadi di lintas Cikarang, Rangkasbitung, Tangerang, hingga Tanjung Priok yang secara konsisten mencatat tren kenaikan jumlah penumpang setiap tahun.

Dampak Ekonomi dan Lingkungan Semakin Terasa

KAI menilai pertumbuhan tersebut mencerminkan perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin bergantung pada transportasi publik.

Efisiensi waktu perjalanan memungkinkan masyarakat mengatur aktivitas harian dengan lebih produktif, termasuk untuk bekerja dan belajar.

Selain itu, biaya transportasi yang terjangkau memberi ruang bagi masyarakat untuk mengalokasikan pengeluaran ke kebutuhan lain seperti pendidikan dan kesehatan.

Peralihan dari kendaraan pribadi ke transportasi publik juga berdampak pada berkurangnya kemacetan dan polusi di wilayah perkotaan.

Di sekitar stasiun, aktivitas ekonomi ikut tumbuh melalui kehadiran pedagang, layanan transportasi lanjutan, hingga pengembangan hunian.

“Infrastruktur transportasi yang terus diperkuat menghadirkan layanan publik yang semakin andal. Dampaknya terasa dalam kehidupan masyarakat, perjalanan menjadi lebih efisien, waktu lebih terjaga, dan aktivitas dapat berjalan dengan lebih produktif,” ungkap Anne.

KAI menilai penguatan jaringan perkeretaapian perkotaan di berbagai daerah akan semakin memperluas manfaat mobilitas dan mendorong perubahan perilaku masyarakat secara berkelanjutan.

Penulis :
Ahmad Yusuf