
Pantau - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli resmi menutup Program Magang Nasional 2025 Tahap I yang berlangsung sejak 20 Oktober 2025 hingga 19 April 2026, dengan ribuan peserta berpeluang direkrut perusahaan, Jumat (24/4/2026).
Ribuan Peserta Ikuti Program Magang Nasional
Menaker Yassierli menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang telah menyelesaikan program magang selama enam bulan tersebut.
“Saya tentu mengucapkan selamat kepada adik-adik peserta Magang Nasional Batch I yang sudah selesai dan yang sudah ditawari kerja oleh perusahaan,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, Kementerian Ketenagakerjaan masih melakukan pendataan jumlah peserta yang direkrut oleh perusahaan tempat mereka magang.
“Yang di luar kementerian dan lembaga, yang di swasta, berdasarkan monitoring yang kita lakukan, respons dari perusahaan saya lihat sangat baik. Ada yang sudah merekrut 20 persen dari yang magang, ada yang sudah 30 persen, dan ini sekarang sedang kita data,” jelasnya.
Menaker berharap para peserta dapat memanfaatkan peluang kerja dan melanjutkan dengan program sertifikasi kompetensi untuk meningkatkan daya saing.
Ribuan Perusahaan Terlibat dan Sertifikasi Disiapkan
Koordinator Nasional Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Kemnaker Anwar Sanusi menyebut sebanyak 1.185 perusahaan terlibat dalam program ini dengan dukungan 5.267 mentor.
Ia menjelaskan total peserta yang lolos seleksi mencapai 16.112 orang, terdiri dari 14.952 peserta tahap 1A dan 1.160 tahap 1B.
Namun, jumlah peserta aktif selama pelaksanaan tercatat sebanyak 11.949 orang, dengan rincian 11.110 peserta tahap 1A dan 839 tahap 1B.
Peserta yang menyelesaikan program selama enam bulan akan memperoleh sertifikat magang, sementara yang mengikuti lebih dari tiga bulan namun kurang dari enam bulan akan mendapatkan surat keterangan.
Dokumen tersebut dinilai penting sebagai bekal pengalaman kerja bagi peserta untuk memasuki dunia industri.
Program ini diharapkan terus mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja dan memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan industri.
- Penulis :
- Aditya Yohan








