HOME  ⁄  Ekonomi

Optimisme Disperdagin Cirebon Menguat, Ekspor Rotan Diproyeksi Tumbuh pada 2026

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Optimisme Disperdagin Cirebon Menguat, Ekspor Rotan Diproyeksi Tumbuh pada 2026
Foto: Kepala Disperdagin Kabupaten Cirebon Suhartono saat memberikan keterangan di Cirebon, Jawa Barat (sumber: ANTARA/Fathnur Rohman)

Pantau - Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Cirebon optimistis ekspor produk rotan akan menguat pada tahun 2026 seiring tren pertumbuhan positif dalam beberapa tahun terakhir.

Tren Positif Ekspor Rotan Cirebon

Kepala Disperdagin Kabupaten Cirebon, Suhartono, menyampaikan bahwa nilai ekspor rotan dan furnitur menunjukkan kestabilan sekaligus peningkatan dari tahun ke tahun.

Ia mengungkapkan, "Untuk nilai ekspor rotan sendiri cukup stabil. Bahkan ada peningkatan dibanding tahun sebelumnya."

Nilai ekspor sektor rotan dan furnitur tercatat sebesar 102,79 juta dolar AS pada 2023.

Pada 2024, nilai tersebut meningkat signifikan menjadi 156,97 juta dolar AS.

Sementara pada 2025, nilai ekspor berada di angka 126,84 juta dolar AS dan tetap menunjukkan kinerja positif.

Disperdagin menilai capaian tersebut menjadi dasar kuat bahwa ekspor produk rotan berpotensi kembali meningkat pada 2026 meskipun terdapat dinamika global.

Tantangan Bahan Impor dan Upaya Penguatan Industri

Industri rotan di Cirebon masih bergantung pada bahan impor, terutama untuk proses finishing seperti pernis berbahan dasar minyak bumi.

Ketergantungan tersebut berdampak pada biaya produksi, namun dinilai tidak terlalu signifikan terhadap kinerja ekspor.

Ia menyatakan, "Memang ada dampak dari bahan baku impor seperti pernis, tetapi kami pantau tidak terlalu signifikan terhadap ekspor."

Sebagai upaya penguatan, Disperdagin telah menggelar pendampingan teknis diversifikasi produk pada 14 hingga 17 April 2026.

Program tersebut melibatkan 30 pelaku Industri Kecil Menengah untuk meningkatkan daya saing melalui pengembangan desain, inovasi produk, peningkatan kualitas, serta strategi diversifikasi.

Pelaku IKM bersama industri besar dinilai berperan dalam meningkatkan kapasitas produksi dan nilai ekspor.

Ia mengungkapkan, "Dari sisi kuantitas dan kualitas industri meningkat, sehingga produksi dan ekspor juga ikut terdorong."

Secara keseluruhan, nilai ekspor Kabupaten Cirebon mencapai 354,59 juta dolar AS pada 2023.

Nilai tersebut meningkat menjadi 423,89 juta dolar AS pada 2024.

Pada 2025, total ekspor kembali naik menjadi 432,05 juta dolar AS.

Ia menegaskan, “Jadi dari sisi kuantitas maupun kualitas produk ekspor tetap stabil.”

Penulis :
Arian Mesa