HOME  ⁄  Ekonomi

Kemenkop dan BNSP Siapkan Sertifikasi Profesional untuk Manajer Koperasi Desa Merah Putih

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Kemenkop dan BNSP Siapkan Sertifikasi Profesional untuk Manajer Koperasi Desa Merah Putih
Foto: Menteri Koperasi Ferry Juliantono (kedua kanan) dan Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Syamsi Hari (ketiga kiri) memberikan keterangan pers di Kantor Kemenkop, Jakarta, Jumat (8/5/2026). (sumber: ANTARA/Shofi Ayudiana)

Pantau - Kementerian Koperasi atau Kemenkop bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi atau BNSP menyiapkan skema sertifikasi bagi manajer dan bendahara koperasi desa/kelurahan merah putih guna memperkuat kualitas sumber daya manusia pengelola koperasi di seluruh Indonesia.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan kerja sama tersebut dilakukan untuk memastikan pengelola koperasi desa memiliki kompetensi dan profesionalisme dalam menjalankan operasional koperasi.

“Kami berharap melalui kerja sama ini, manajer dan bendahara koperasi desa merah putih itu betul-betul adalah mereka yang kompeten dan profesional,” ungkap Ferry Juliantono.

Kemenkop menggandeng BNSP agar para manajer dan bendahara koperasi mendapatkan pendampingan pembinaan sekaligus sertifikasi profesi sesuai jabatan masing-masing.

Skema Nasional Jadi Standar Kompetensi

Ketua BNSP Syamsi Hari mengatakan pihaknya bersama Kemenkop akan menyusun skema okupasi nasional bagi manajer dan bendahara koperasi desa.

Skema okupasi nasional tersebut akan menjadi acuan standar kompetensi dan sertifikasi profesi bagi pengelola koperasi desa merah putih.

Pemerintah berharap standar kompetensi itu dapat menjadi pedoman pengelolaan koperasi sehingga operasional koperasi desa merah putih berjalan sesuai standar yang berlaku.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia dinilai menjadi fokus penting agar koperasi desa merah putih mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.

Rekrutmen Manajer Masuki Tahap Tes CAT

Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menjelaskan kerja sama sertifikasi tersebut menjadi bagian dari persiapan sumber daya manusia pengelola koperasi desa merah putih.

Saat ini proses rekrutmen calon manajer koperasi desa merah putih masih berlangsung dan telah memasuki tahap tes kompetensi berbasis computer assisted test atau CAT.

Pelaksanaan tes CAT berlangsung pada 3 hingga 12 Mei 2026 dengan sebanyak 483.648 pelamar dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti tes kompetensi.

Farida Farichah mengatakan peserta yang lolos seleksi akan mengikuti pendidikan selama sekitar satu setengah bulan dengan materi wawasan kebangsaan dan manajerial koperasi.

“Setelah pendidikan nanti selesai kemudian akan dilaksanakan sertifikasi ini dalam rangka penyiapan kompetensi seorang manajer yang profesional,” ujar Farida Farichah.

Pemerintah menjadwalkan pengumuman hasil akhir seleksi pada 7 Juni 2026.

Peserta yang lolos seleksi akhir akan mengikuti pelatihan dasar kemiliteran komponen cadangan serta mendapatkan pembekalan manajerial dan kompetensi bidang sebagai bagian dari penyiapan SDM pengelola koperasi desa.

Penulis :
Shila Glorya