Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Chengdu Terapkan Robot Polisi Patroli, Dilengkapi AI dan Navigasi Canggih

Oleh Balian Godfrey
SHARE   :

Chengdu Terapkan Robot Polisi Patroli, Dilengkapi AI dan Navigasi Canggih
Foto: Chengdu Terapkan Robot Polisi Patroli, Dilengkapi AI dan Navigasi Canggih(Sumber: ANTARA/Xinhua)

Pantau - Kota Chengdu, China, mulai mengoperasikan lima robot polisi berbasis kecerdasan buatan (AI) di Lapangan Tianfu, salah satu kawasan paling sibuk yang dilalui hingga 100.000 pejalan kaki setiap harinya.

Robot Patroli Dilengkapi Teknologi Canggih

Robot-robot ini mencakup jenis berkaki empat, beroda, dan humanoid, yang secara bergiliran berpatroli setiap dua hingga tiga jam bersama petugas manusia.

Selama bertugas, robot mengirimkan rekaman dan peringatan secara real time ke pusat komando.

“Robocop dapat beroperasi semalaman dan menjangkau area berisiko tinggi atau sempit yang mungkin tidak mudah diakses oleh petugas manusia,” ujar Zhang Lihang, Wakil Direktur Teknologi Biro Keamanan Publik Chengdu.

Robot humanoid menjadi perhatian publik karena mampu melambaikan tangan mengikuti sinyal lampu lalu lintas, membantu mengatur kendaraan dan pejalan kaki.

Robot ini dilengkapi fitur navigasi otonomos, penghindaran rintangan, siaran audio-video real time, serta sistem komunikasi jarak jauh.

Robot juga dapat kembali otomatis ke stasiun pengisian daya dan membawa perlengkapan hingga 20 kilogram.

Bantu Penanganan Situasi Darurat

Robot AI di Chengdu juga dapat mendeteksi turis yang pingsan akibat sengatan panas dan segera menghubungi bantuan medis.

Menurut Xu Qin, Kepala Divisi Robotika di Pusat Inovasi Robot Humanoid Chengdu, algoritme robot terus diperbarui untuk meningkatkan persepsi lingkungan dan kemampuan kontrol gerak.

Uji coba penggunaan robot telah dimulai sejak 16 Juni untuk menyempurnakan algoritme dan adaptasi robot terhadap situasi nyata di lingkungan perkotaan.

Program serupa juga tengah dijalankan di kota-kota besar lainnya seperti Beijing, Shanghai, Shenzhen, dan Hangzhou.

Pasar kecerdasan berwujud (embodied intelligence) di China diperkirakan mencapai nilai 480 miliar yuan pada 2024 dan lebih dari 1 triliun yuan pada 2031.

Penulis :
Balian Godfrey
Editor :
Tria Dianti