
Pantau - Pemerintah Ukraina tengah mempersiapkan pertemuan tingkat tinggi dengan penasihat keamanan dari negara-negara Eropa dan Amerika Serikat pada 3 Januari 2026, sebagai bagian dari langkah diplomatik untuk mengakhiri konflik berkepanjangan dengan Rusia.
Pertemuan ini akan dihadiri oleh lebih dari 10 negara serta perwakilan dari NATO, Komisi Eropa, dan Dewan Eropa, dengan mitra dari AS dijadwalkan bergabung secara daring.
Rustem Umerov, Sekretaris Dewan Pertahanan dan Keamanan Ukraina, menyampaikan bahwa pertemuan ini bertujuan menyelaraskan posisi politik dan keamanan antara Ukraina dan para mitranya dalam upaya menemukan solusi damai yang konkret di tahun 2026.
"Saya telah melaporkan hasil komunikasi dengan para mitra Barat kepada Presiden Volodymyr Zelenskyy," ungkap Umerov dalam pernyataan resminya.
Komunikasi Ukraina dengan Mitra Barat
Dalam rangka persiapan pertemuan tersebut, Umerov melakukan percakapan telepon dengan sejumlah tokoh kunci dari Amerika Serikat dan Eropa.
Dari pihak AS, ia berdiskusi dengan Marco Rubio, Menteri Luar Negeri AS; Steve Witkoff, utusan khusus presiden AS untuk penyelesaian konflik Ukraina; serta Jared Kushner, mantan penasihat senior Gedung Putih.
Dari Eropa, Umerov juga menjalin komunikasi dengan penasihat keamanan nasional dari Inggris, Jerman, dan Prancis.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari koordinasi intensif menjelang pertemuan lintas negara yang akan digelar secara hybrid.
Dialog Lanjutan dan Harapan Perdamaian
Pertemuan 3 Januari 2026 disebut sebagai salah satu dari rangkaian dialog diplomatik yang dijadwalkan Ukraina bersama negara-negara mitra sepanjang bulan Januari.
Fokus utama pertemuan adalah memperkuat kerja sama politik dan keamanan serta mempercepat jalan menuju penyelesaian konflik secara damai.
Sebelumnya, Presiden Volodymyr Zelenskyy mengungkapkan bahwa perang antara Rusia dan Ukraina telah "mencapai 90 persen jalan penyelesaian", sehingga upaya diplomasi lebih lanjut menjadi sangat krusial di awal tahun ini.
- Penulis :
- Gerry Eka







