Pantau Flash
HOME  ⁄  News

PBB Tetapkan Jakarta sebagai Kota Terbesar Dunia dengan 41,9 Juta Penduduk, Geser Tokyo ke Posisi Tiga

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

PBB Tetapkan Jakarta sebagai Kota Terbesar Dunia dengan 41,9 Juta Penduduk, Geser Tokyo ke Posisi Tiga
Foto: (Sumber: Warga berfoto saat berkunjung di Sky Garden UP at Thamrin Nine, Jakarta Pusat, Rabu (25/6/2025). (ANTARA FOTO/SULTHONY HASANUDDIN).)

Pantau - Jakarta resmi menjadi kota terbesar di dunia versi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan jumlah penduduk mencapai 41,9 juta jiwa, menggeser Tokyo yang turun ke peringkat ketiga.

Posisi kedua ditempati oleh Dhaka, sementara Tokyo yang sempat menjadi kota terbesar dunia pada tahun 2000, kini berada di posisi ketiga akibat perlambatan pertumbuhan populasi.

Kyodo melaporkan bahwa Tokyo mengalami penurunan jumlah penduduk dari 33,4 juta jiwa pada 2025, dan diproyeksikan menyusut menjadi 30,7 juta jiwa pada 2050.

Proyeksi Peringkat Kota Terbesar pada 2050

PBB memperkirakan pada tahun 2050, peringkat kota terbesar dunia akan dipegang oleh Dhaka dengan jumlah penduduk 52,1 juta jiwa, disusul Jakarta, Shanghai, New Delhi, Karachi, dan Kairo.

Tokyo diperkirakan turun ke peringkat ketujuh, mengikuti tren penurunan populasi akibat tingkat kelahiran yang rendah.

Definisi "kota" dalam laporan PBB merujuk pada aglomerasi wilayah urban yang saling terhubung secara geografis dengan kepadatan minimal 1.500 jiwa per km² dan populasi total sedikitnya 50.000 jiwa.

Laporan ini menggunakan metode khusus yang memungkinkan perbandingan internasional lintas negara dan wilayah metropolitan, seperti perhitungan populasi Tokyo yang mencakup Saitama, Chiba, dan Kanagawa.

Dampak Urbanisasi dan Tantangan Masa Depan

Menurut Departemen Urusan Ekonomi dan Sosial PBB (DESA), laporan ini disusun untuk menjadi acuan para pembuat kebijakan dan peneliti dalam merancang masa depan kota yang berkelanjutan serta mendukung target iklim global.

PBB mencatat bahwa saat ini sekitar 45 persen dari total 8,2 miliar penduduk dunia tinggal di kawasan perkotaan—lebih dari dua kali lipat dibanding tahun 1950.

Dari 2025 hingga 2050, dua pertiga pertumbuhan penduduk dunia diperkirakan akan terjadi di kota-kota besar, sementara sisanya tersebar di kota kecil.

Namun, sejumlah negara seperti Jepang dan China diperkirakan mengalami penurunan signifikan dalam populasi kota mereka.

Tokyo dan Seoul adalah dua dari sepuluh kota terbesar dunia saat ini yang diperkirakan akan mengalami penurunan jumlah penduduk secara drastis di pertengahan abad ini.

Penulis :
Gerry Eka