
Pantau - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) memastikan bahwa seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Venezuela dalam keadaan aman menyusul serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat ke negara tersebut.
Melalui pernyataan resmi di platform X (sebelumnya Twitter) pada Sabtu, 3 Januari 2026, Kemlu RI menyampaikan bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Caracas terus memantau kondisi dan perkembangan situasi secara aktif.
KBRI Aktif Pantau Kondisi WNI, Imbau Tetap Waspada
KBRI Caracas disebut terus menjalin komunikasi dengan para WNI yang berada di wilayah terdampak, memastikan keselamatan dan kondisi mereka tetap terjaga.
WNI diimbau untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta menjaga komunikasi aktif dengan KBRI.
Pihak Kemlu RI juga menyampaikan bahwa seluruh perwakilan RI di kawasan Amerika Selatan ikut serta dalam memantau dinamika situasi demi menjamin keselamatan WNI secara regional.
Ledakan Guncang Caracas, Trump Klaim Tangkap Maduro
Serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat memicu ledakan besar di beberapa titik di ibu kota Caracas, Venezuela.
Video yang beredar di media sosial menunjukkan kepulan asap tebal dan suara sirene serangan udara, memperlihatkan eskalasi konflik yang signifikan.
Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi bahwa ia memerintahkan serangan tersebut dan mengklaim telah menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro.
Hingga saat ini, pemerintah Indonesia belum mengeluarkan sikap resmi terhadap dinamika geopolitik yang berkembang, namun fokus utama Kemlu adalah menjamin keamanan seluruh WNI di lokasi terdampak.
- Penulis :
- Gerry Eka








