Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Akui Pertimbangkan Bunuh Maduro dalam Operasi Penangkapan, AS Klaim Penahanan Berjalan Tanpa Korban

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Trump Akui Pertimbangkan Bunuh Maduro dalam Operasi Penangkapan, AS Klaim Penahanan Berjalan Tanpa Korban
Foto: (Sumber:Presiden AS Donald Trump (kiri) dan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. )

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui bahwa pemerintahannya sempat mempertimbangkan opsi mematikan terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam operasi militer yang berujung pada penangkapan tokoh tersebut.

Pengakuan Trump Picu Sorotan Internasional

Pernyataan itu disampaikan Trump kepada wartawan pada Sabtu dan langsung memicu sorotan internasional.

Menjawab pertanyaan terkait kemungkinan membunuh Maduro, Trump menyatakan, "Itu bisa saja terjadi."

Trump juga mengungkapkan bahwa selama operasi berlangsung, Maduro sempat mencoba melarikan diri ke lokasi yang dianggap aman.

Namun, upaya pelarian tersebut gagal.

Penahanan Maduro Didukung Militer AS

Dalam pernyataan terpisah yang dikutip media, Jenderal Dan Caine menyampaikan bahwa Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, akhirnya menyerah.

Keduanya kemudian didakwa dan ditahan oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat.

Proses penahanan dilakukan dengan dukungan langsung dari militer AS.

Caine menyebut bahwa operasi dijalankan dengan "profesionalisme dan presisi", tanpa menimbulkan korban jiwa di pihak Amerika Serikat.

Informasi dalam artikel ini bersumber dari Sputnik-OANA, dan artikel diterjemahkan oleh Katriana serta diedit oleh Rahmad Nasution.

Penulis :
Gerry Eka