Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Yakin Operasi Militer AS di Venezuela Tak Ganggu Hubungan dengan Presiden China Xi Jinping

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Trump Yakin Operasi Militer AS di Venezuela Tak Ganggu Hubungan dengan Presiden China Xi Jinping
Foto: (Sumber: Arsip foto - Presiden China Xi Jinping (kanan) berjabat tangan dengan Presiden AS Donald Trump saat mereka bertemu di Busan, Korea Selatan, 30 Oktober 2025. ANTARA FOTO/Xinhua/Huang Jingwen/tom..)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump meyakini bahwa operasi militer Amerika Serikat di Venezuela tidak akan memengaruhi hubungannya dengan Presiden China Xi Jinping meski pasukan Amerika Serikat menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro.

Keyakinan tersebut disampaikan Trump di Washington saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai dampak penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro terhadap hubungan Amerika Serikat dan China pada Minggu, 4 Januari 2026.

Trump menegaskan bahwa hubungan pribadinya dengan Presiden China tetap baik meskipun situasi geopolitik tengah memanas.

"Saya rasa tidak. Saya memiliki hubungan yang sangat baik. Kami memiliki kekuatan tarif, dan dia memiliki kekuatan lain terhadap kami," ujar Trump.

Pertanyaan kepada Trump muncul setelah pasukan Amerika Serikat menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro dalam operasi militer yang menuai sorotan internasional.

Pada hari yang sama, Kementerian Luar Negeri China menyatakan keprihatinan atas penahanan paksa Nicolás Maduro dan istrinya, Cilia Flores, oleh Amerika Serikat.

Kementerian Luar Negeri China mendesak Amerika Serikat segera membebaskan Presiden Venezuela dan menjamin keselamatan pribadi keduanya.

"China menyerukan kepada AS untuk menjamin keselamatan pribadi Presiden Nicolás Maduro dan istrinya, membebaskan mereka segera, menghentikan upaya penggulingan pemerintah Venezuela, dan menyelesaikan masalah melalui dialog dan negosiasi," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri China.

Menurut Kementerian Luar Negeri China, tindakan Amerika Serikat tersebut melanggar hukum internasional dan bertentangan dengan norma-norma dasar hubungan internasional.

China juga menilai langkah Amerika Serikat tidak sejalan dengan tujuan dan prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Penulis :
Ahmad Yusuf