
Pantau - Amerika Serikat Donald Trump menyatakan China tidak akan mengambil alih Taiwan selama dirinya masih menjabat sebagai presiden Amerika Serikat.
Pernyataan tersebut disampaikan Donald Trump dalam wawancara dengan The New York Times sebagaimana dilaporkan oleh Anadolu.
Trump mengatakan Presiden China Xi Jinping kemungkinan baru akan bertindak setelah Amerika Serikat dipimpin oleh presiden yang berbeda.
"Saya sudah menyampaikan langsung kepada Presiden Xi bahwa saya akan sangat tidak senang jika China mencoba merebut Taiwan," ungkap Trump.
Ia menilai Xi Jinping memahami sikap tersebut dan tidak akan mengambil langkah itu selama masa kepemimpinannya di Gedung Putih.
Trump menyampaikan pernyataannya dengan menyinggung posisi Taiwan yang hingga kini dipandang China sebagai provinsi yang memisahkan diri.
Taiwan diketahui mempertahankan pemerintahan sendiri sejak tahun 1949 meskipun Beijing terus mengklaim wilayah tersebut.
Trump menilai isu Taiwan berbeda dengan situasi di Venezuela yang disebutnya sebagai ancaman nyata bagi Amerika Serikat.
Ia mengklaim Presiden Venezuela Nicolas Maduro membiarkan anggota geng masuk ke wilayah Amerika Serikat.
Trump menyebut tidak ada arus migrasi besar-besaran menuju China sebagaimana yang terjadi ke Amerika Serikat.
Ia juga mengatakan China tidak menghadapi persoalan penyelundupan narkoba lintas perbatasan seperti yang dialami Amerika Serikat.
- Penulis :
- Aditya Yohan








