Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

AS Resmi Keluar dari WHO Januari Ini, Tedros Peringatkan Dunia Jadi Tidak Aman

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

AS Resmi Keluar dari WHO Januari Ini, Tedros Peringatkan Dunia Jadi Tidak Aman
Foto: Direktur Jenderal (Dirjen) WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus (sumber: Xinhua/Lian Yi)

Pantau - Amerika Serikat (AS) akan resmi keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Januari ini, setelah proses pengunduran diri yang diajukan sejak awal masa jabatan Presiden Donald Trump pada 2025.

AS Ajukan Pengunduran Diri Sejak Hari Pertama Trump Menjabat

Pada 20 Januari 2025, Presiden AS Donald Trump langsung menandatangani perintah eksekutif untuk menarik negaranya keluar dari WHO, tepat di hari pertamanya kembali menjabat.

Dua hari setelah perintah itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menerima pemberitahuan resmi dari AS terkait pengunduran diri tersebut.

Berdasarkan piagam WHO, pengunduran diri suatu negara anggota akan berlaku efektif satu tahun setelah pemberitahuan resmi diterima.

Dengan demikian, keanggotaan AS di WHO resmi berakhir pada Januari 2026 ini.

Tedros Nilai Langkah AS Membahayakan Dunia

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyampaikan keprihatinan mendalam atas keputusan AS keluar dari WHO.

"Itu bukanlah keputusan yang tepat", ungkapnya dalam pernyataan resmi.

Ia menambahkan bahwa keputusan ini tidak hanya merugikan AS, tetapi juga membahayakan kesehatan global.

"Banyak pekerjaan yang dilakukan WHO memberi manfaat bagi AS, dan itulah sebabnya saya mengatakan AS tidak akan bisa aman tanpa bekerja sama dengan WHO", ia mengungkapkan.

Tedros juga memperingatkan bahwa keluarnya AS akan menjadikan negara itu dan dunia "tidak aman", terutama dalam menghadapi ancaman kesehatan global.

Meski demikian, Tedros menyatakan bahwa WHO terus berupaya menyesuaikan diri secara internal, baik melalui reformasi struktural maupun penyesuaian anggaran untuk menangani dampak pengurangan pendanaan.

Ia juga berharap AS akan mempertimbangkan kembali keputusannya dan bergabung kembali dengan WHO di masa mendatang.

Penulis :
Arian Mesa