Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Dukung Pemerintahan Teknonkrat Gaza, Tekankan Pelucutan Senjata Hamas sebagai Syarat Perdamaian

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Trump Dukung Pemerintahan Teknonkrat Gaza, Tekankan Pelucutan Senjata Hamas sebagai Syarat Perdamaian
Foto: (Sumber: Seorang pengunjuk rasa mengenakan ikat kepala dukungan untuk Palestina saat aksi akbar bela Palestina di kawasan Monas, Jakarta, Minggu (3/8/2025). (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S).)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan dukungannya terhadap pemerintahan teknokratik Palestina yang baru dibentuk, yaitu Komite Nasional untuk Administrasi Gaza, sebagai bagian dari fase transisi dalam rencana perdamaian Gaza.

"Sebagai Ketua Dewan Perdamaian, saya mendukung Pemerintahan Teknoratik Palestina yang baru ditunjuk, Komite Nasional untuk Administrasi Gaza, yang didukung oleh Perwakilan Tinggi Dewan, untuk memerintah Gaza selama masa transisi", ungkap Trump dalam pernyataan resminya.

Ia menyebut para pemimpin Palestina dalam komite tersebut berkomitmen kuat terhadap masa depan yang damai.

Fase Kedua: Pelucutan Senjata Hamas dan Rekonstruksi Gaza

Trump mengonfirmasi bahwa fase kedua dari rencana perdamaian Gaza telah dimulai.

Fase ini mencakup pembentukan pemerintahan teknokratik transisi, pelucutan senjata penuh terhadap kelompok Hamas, dan dimulainya tahap rekonstruksi wilayah Gaza.

" Dengan dukungan Mesir, Turki, dan Qatar, kami akan mengamankan Kesepakatan Demiliterisasi yang komprehensif dengan Hamas, termasuk penyerahan semua senjata dan pembongkaran setiap terowongan", tegas Trump.

Ia menekankan bahwa Hamas harus segera memenuhi seluruh komitmennya, termasuk mengembalikan jenazah terakhir ke Israel dan menjalankan proses pelucutan senjata secara penuh.

"Seperti yang telah saya katakan sebelumnya, mereka bisa melakukannya dengan cara mudah, atau dengan cara sulit", ujarnya.

Dukungan Regional dan Penunjukan Pemimpin Komite

Pada Rabu, 14 Januari 2026, utusan khusus Trump, Steve Witkoff, secara resmi mengumumkan dimulainya fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.

Pada hari yang sama, Kementerian Luar Negeri Mesir, Qatar, dan Turki mengeluarkan pernyataan bersama yang mengonfirmasi pembentukan komite teknokrat Palestina untuk memerintah Gaza selama masa transisi.

Ali Shaath ditunjuk sebagai ketua Komite Nasional untuk Administrasi Gaza, yang akan menjalankan pemerintahan sementara sambil mengawasi proses transisi menuju perdamaian jangka panjang.

Penulis :
Aditya Yohan