
Pantau - Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon atau UNIFIL menyatakan salah satu posisinya di dekat desa Kfarchouba, Lebanon selatan, terkena tembakan Israel pada Jumat, 16 Januari 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan UNIFIL dengan menegaskan tidak ada korban jiwa dalam insiden penembakan tersebut.
Menurut UNIFIL, sebuah tank Merkava Israel yang berada di sebelah selatan Garis Biru melepaskan sekitar 30 tembakan kaliber kecil ke arah posisi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang sebelumnya digunakan.
Tembakan-tembakan tersebut dilaporkan mengenai sebuah pos penjaga UNIFIL di wilayah tersebut.
UNIFIL menyebutkan bahwa salah satu peluru menembus area tempat tinggal di dalam posisi UNIFIL.
Pihak UNIFIL menjelaskan bahwa peluru tersebut kemungkinan besar menembus akibat pantulan.
UNIFIL memastikan tidak ada personel yang berada di area tersebut saat insiden terjadi.
UNIFIL menyampaikan bahwa pihaknya telah meminta militer Israel untuk menghentikan penembakan melalui mekanisme penghubung yang telah tersedia.
UNIFIL menegaskan kembali bahwa militer Israel berkewajiban menjamin keselamatan pasukan penjaga perdamaian PBB serta melindungi seluruh posisi UNIFIL.
Dalam pernyataannya, UNIFIL memperingatkan bahwa setiap tindakan yang membahayakan pasukan penjaga perdamaian PBB merupakan pelanggaran serius terhadap Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701.
UNIFIL menyatakan tindakan berbahaya tersebut berpotensi merusak upaya mempertahankan stabilitas di kawasan perbatasan Israel dan Lebanon.
Insiden ini terjadi setelah laporan berulang dari UNIFIL terkait penembakan dan aktivitas militer di dekat posisi mereka dalam beberapa pekan terakhir.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







