Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Sekjen PBB Prihatin atas Kehadiran Militer AS di Teluk Persia, Desak Semua Pihak Tahan Diri

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Sekjen PBB Prihatin atas Kehadiran Militer AS di Teluk Persia, Desak Semua Pihak Tahan Diri
Foto: (Sumber: Kapal Induk Amerika Serikat Abraham Lincoln. ANTARA/Anadolu/py/am..)

Pantau - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, menyatakan keprihatinannya atas laporan peningkatan kekuatan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk Persia yang dikhawatirkan dapat memicu ketegangan lebih lanjut.

PBB Serukan Penahanan Diri di Tengah Ketegangan

"Bahwasanya Sekretaris Jenderal sangat prihatin tentang laporan peningkatan kekuatan militer di wilayah Teluk Persia," ungkap juru bicara PBB, Stephane Dujarric, dalam konferensi pers pada Selasa (27 Januari).

Guterres juga mendesak semua pihak untuk menghindari tindakan yang dapat memperburuk situasi atau memicu konflik baru di kawasan tersebut.

Kekhawatiran ini muncul setelah laporan bahwa kelompok tempur kapal induk Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, telah memasuki wilayah tanggung jawab Komando Pusat AS (CENTCOM) di Samudra Hindia pada Senin (26 Januari).

Informasi ini dilaporkan oleh saluran televisi Fox News yang mengutip seorang pejabat Amerika Serikat.

Manuver Militer AS dan Pernyataan Trump Picu Spekulasi

Sebelumnya, pada 22 Januari, Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi bahwa kapal-kapal Angkatan Laut AS sedang bergerak menuju Iran.

Menurutnya, langkah tersebut diambil "hanya untuk berjaga-jaga."

Namun, saat ditanya apakah opsi intervensi militer terhadap Iran telah dibatalkan, Trump menolak memberikan jawaban pasti.

Ia hanya menyatakan bahwa dirinya tidak bisa memastikan apa yang akan terjadi di masa depan.

Penulis :
Ahmad Yusuf