Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Pentagon Siapkan Kapal Induk Kedua ke Timur Tengah di Tengah Ketegangan dengan Iran

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pentagon Siapkan Kapal Induk Kedua ke Timur Tengah di Tengah Ketegangan dengan Iran
Foto: (Sumber: Arsip - Pentagon, markas Departemen Pertahanan AS. /ANTARA/Anadolu/as..)

Pantau - Pentagon dilaporkan tengah merencanakan pengerahan kelompok tempur kapal induk kedua ke Timur Tengah di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran, Kamis, 12 Februari 2026 pukul 12:30 WIB.

Laporan tersebut diterbitkan pada Rabu, 11 Februari, dengan mengutip tiga pejabat Amerika Serikat yang mengetahui rencana tersebut.

Persiapan dilakukan di tengah pernyataan Presiden Donald Trump yang membayangi negosiasi dengan Iran dengan kemungkinan perang.

Salah satu pejabat yang tidak disebutkan namanya mengatakan perintah pengerahan dapat dikeluarkan dalam hitungan jam meski presiden belum secara resmi memberikan persetujuan.

Pentagon telah menyiapkan kelompok tempur tersebut untuk diberangkatkan kemungkinan dari Pantai Timur dalam waktu dua pekan.

The Wall Street Journal melaporkan kapal induk USS George H.W. Bush sedang menjalani latihan di lepas pantai Virginia.

Mengutip pejabat yang tidak disebutkan namanya, laporan itu menyebut latihan tersebut dapat dipercepat.

Pentagon menolak berkomentar mengenai laporan tersebut.

Trump pada Selasa menyatakan tengah mempertimbangkan pengiriman kapal induk kedua ke kawasan tersebut.

Amerika Serikat sebelumnya telah meningkatkan kehadiran militer di Timur Tengah dan mengerahkan kapal induk USS Abraham Lincoln dari Laut China Selatan.

Trump pada Rabu menggelar pertemuan tertutup dengan kepala otoritas Israel Benjamin Netanyahu.

Setelah pertemuan itu Trump mengatakan, “Tidak ada kesimpulan pasti yang dicapai selain saya bersikeras agar negosiasi dengan Iran dilanjutkan untuk melihat apakah kesepakatan dapat dicapai.”

Trump juga menuliskan, “Jika bisa, saya memberi tahu kepala otoritas Israel bahwa itu akan menjadi pilihan yang diutamakan,” tulis Trump di platform Truth Social miliknya.

Ia menambahkan, “Jika tidak, kita harus melihat bagaimana hasilnya nanti. Terakhir kali Iran memutuskan bahwa mereka lebih baik tidak membuat kesepakatan, dan mereka dihantam dengan Operasi Midnight Hammer — Itu tidak berjalan baik bagi mereka. Semoga kali ini mereka akan lebih rasional dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Penulis :
Aditya Yohan