
Pantau - Iran dan Rusia telah merampungkan aspek hukum dan teknis dari perjanjian pasokan gas Rusia, namun masih menyisakan pembahasan terkait harga dan metode pembayaran.
Direktur Pelaksana National Iranian Gas Company (NIGC) Saeid Tavakoli menyampaikan bahwa “Ketentuan kontrak impor gas dari Rusia telah difinalisasi dari sudut pandang teknis serta kontraktual dan hukum,” sebagaimana dikutip kantor berita Shana pada Rabu 18 Februari.
Ia menambahkan bahwa syarat dan jangka waktu kontrak telah ditentukan oleh kedua pihak, meskipun dua isu utama yakni harga gas dan metode pembayaran belum mencapai kesepakatan.
Tavakoli juga menjelaskan bahwa gas Rusia akan dipasok ke Iran melalui negara ketiga sebagai bagian dari skema kerja sama tersebut.
Pertemuan Komisi Antarpemerintah di Teheran
Kesepakatan tersebut dibahas dalam pertemuan komisi antar pemerintah Iran-Rusia untuk kerja sama perdagangan dan ekonomi yang digelar di Teheran pada 16 hingga 18 Februari.
Menteri Energi Rusia Sergei Tsivilev dan Menteri Perminyakan Iran Mohsen Paknejad bertindak sebagai ketua bersama dalam pertemuan tersebut.
Iran Buka Peluang Investasi Ladang Migas
Dalam kesempatan itu, Paknejad menyatakan bahwa Teheran tertarik melibatkan perusahaan-perusahaan Rusia dalam pengembangan ladang minyak dan gas Iran.
Paknejad mengatakan “Mengenai ladang minyak, saya hanya ingin menambahkan bahwa kami menyambut semua perusahaan Rusia yang berminat mengembangkan ladang-ladang ini — minyak dan gas — beserta investasi dan kerja sama dalam isu-isu tersebut,” setelah pertemuan tersebut.
- Penulis :
- Leon Weldrick








