
Pantau - Sebanyak 488 lapak pedagang meramaikan pelaksanaan Pasar Ramadhan 2026 di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, yang tersebar di tujuh lokasi resmi yang telah disiapkan pemerintah setempat.
Ratusan lapak tersebut difasilitasi oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perindustrian Kota Palangka Raya untuk mengakomodasi aktivitas jual beli selama bulan suci Ramadhan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perindustrian Kota Palangka Raya, Samsul Rizal, menyampaikan, "Terdapat sekitar 488 lapak pedagang yang akan disebarkan mengisi tujuh lokasi Pasar Ramadhan tersebut. Jumlah lapak di masing-masing lokasi disesuaikan dengan luas area dan kapasitas yang tersedia."
Sebaran Lapak dan Penambahan Dua Lokasi Baru
Sebaran lapak Pasar Ramadhan tersebut meliputi 208 lapak di depan SMA Negeri 1 Palangka Raya, 60 lapak di Masjid Shalahuddin Universitas Palangka Raya, 24 lapak di Pasar Kahayan, 48 lapak di Masjid Al Husna, 38 lapak di Masjid Kubah Kecubung, 70 lapak di Pasar Datah Manuah, dan 40 lapak di Halaman Gedung Juang.
Pada tahun 2026, jumlah lokasi Pasar Ramadhan bertambah dengan hadirnya dua lokasi baru di Halaman Gedung Juang dan Pasar Datah Manuah.
Samsul Rizal mengatakan, "Jumlah lokasi Pasar Ramadhan di tahun 2026 ini bertambah dengan hadirnya dua lokasi baru, yakni di Halaman Gedung Juang dan Pasar Datah Manuah."
Penambahan lokasi tersebut dinilai memudahkan masyarakat dalam mencari aneka takjil dan kuliner untuk berbuka puasa.
Penyebaran lokasi menjadi strategi agar aktivitas jual beli lebih tertata dan tidak terpusat di satu kawasan saja sehingga memberikan kenyamanan bagi pengunjung serta membuka peluang usaha lebih merata bagi pedagang.
Ia menambahkan, "Dengan lokasi yang tersebar dan kapasitas yang disesuaikan, masyarakat bisa memilih Pasar Ramadhan terdekat. Sementara pedagang juga mendapatkan kesempatan berjualan yang lebih tertib."
Tradisi Tahunan dan Penggerak Ekonomi Masyarakat
Pasar Ramadhan merupakan tradisi tahunan masyarakat Palangka Raya yang tidak hanya menjadi pusat jajanan khas Ramadhan tetapi juga mendorong peningkatan perekonomian melalui transaksi jual beli.
Samsul Rizal menyampaikan, "Yang tidak kalah penting, Pasar Ramadhan juga sebagai tempat bersilaturahmi masyarakat. Tak hanya dengan sesama umat Muslim, tetapi juga antar umat beragama yang kondisinya beragam di Palangka Raya."
Selain tujuh lokasi yang difasilitasi pemerintah, terdapat delapan lokasi Pasar Ramadhan lain yang diselenggarakan masyarakat secara swadaya di sejumlah titik strategis Kota Palangka Raya.
Berbagai produk dijual untuk keperluan berbuka puasa dan sahur mulai dari aneka lauk pauk, minuman segar, kue khas Ramadhan, hingga kurma dan menu lainnya.
Samsul Rizal menyatakan, “Berbagai produk yang dijual untuk keperluan berbuka puasa dan sahur. Menu yang disajikan seperti aneka lauk pauk, aneka minuman segar, aneka kue khas Ramadhan, kurma dan menu lainnya.”
- Penulis :
- Leon Weldrick








