Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Sebut Amerika Serikat Hadapi Keputusan Besar Terkait Iran di Tengah Peningkatan Militer

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Trump Sebut Amerika Serikat Hadapi Keputusan Besar Terkait Iran di Tengah Peningkatan Militer
Foto: Presiden Amerika Serikat Donald Trump (sumber: Xinhua)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut negaranya sedang menghadapi "keputusan besar yang harus diambil." terkait Iran dalam sebuah acara di Texas pada Jumat 27 Februari 2026.

Trump mengatakan "Ada keputusan besar yang harus kami ambil." mengenai kemungkinan menyerang Iran dan menegaskan bahwa pilihannya "tidak mudah," dalam pernyataannya di hadapan publik.

Ia menambahkan bahwa setiap kesepakatan dengan Iran harus memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan Washington.

Trump menyatakan "Mereka ingin membuat kesepakatan, tetapi harus membuat kesepakatan yang bermakna." serta menegaskan "Saya lebih memilih cara damai. Namun, mereka orang-orang yang sangat sulit." dalam kesempatan tersebut.

Pada hari yang sama, ia mengatakan kepada awak media bahwa dirinya "tidak senang." dengan progres perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran, namun belum membuat keputusan final terkait kemungkinan operasi militer.

Ia juga menyampaikan "Saya sebenarnya tidak ingin menggunakan." pasukan Amerika Serikat, "tetapi terkadang Anda harus melakukannya." sebagai tanggapan atas opsi militer yang tersedia.

Peningkatan Pengerahan Militer AS di Timur Tengah

Pemerintahan Trump meningkatkan pengerahan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah dengan mengirimkan tambahan skuadron tempur serta menempatkan dua gugus tempur kapal induk di wilayah tersebut.

Kapal induk USS Gerald R. Ford tiba di lepas pantai Israel pada Jumat dan bergabung dengan USS Abraham Lincoln yang telah beroperasi di Laut Arab sejak akhir Januari.

Iran Peringatkan Serangan Balasan

Pemerintah Iran di Teheran memperingatkan bahwa setiap serangan akan memicu serangan balasan terhadap pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat di seluruh Timur Tengah.

Pembicaraan teknis lanjutan antara Amerika Serikat dan Iran dijadwalkan berlangsung pada Senin 2 Maret 2026 di Wina, Austria.

Penulis :
Arian Mesa