
Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan kesedihannya terhadap memburuknya hubungan antara Amerika Serikat dan Inggris setelah mengkritik sikap Perdana Menteri Inggris Keir Starmer terkait izin penggunaan pangkalan udara Inggris dalam serangan terhadap Iran.
Pernyataan tersebut dilaporkan oleh sejumlah media Inggris pada Selasa, 3 Maret 2026, setelah Trump menyampaikan komentarnya dalam wawancara telepon dengan tabloid The Sun.
Dalam wawancara tersebut, Trump mengatakan hubungan kedua negara kini tidak lagi seperti sebelumnya.
"Ini dunia yang berbeda. Hubungan kami dengan negara Anda sangat berbeda dari sebelumnya. Sangat menyedihkan melihat hubungan ini jelas-jelas tak seperti dulu," ungkapnya.
Trump juga menyatakan kekecewaannya terhadap sikap Starmer yang dinilai terlalu lama memberikan izin kepada Amerika Serikat untuk menggunakan pangkalan udara Inggris dalam serangan terhadap Iran.
"Saya tak pernah menyangka akan mendapatkan hal itu dari Inggris. Kami mencintai Inggris," ujarnya.
Kritik Trump terhadap Keputusan Starmer
Trump membandingkan sikap Starmer dengan dukungan yang diberikan oleh Prancis serta Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte terhadap serangan tersebut.
Menurut Trump, sikap pemerintah Inggris tidak membantu langkah militer yang diambil Amerika Serikat terhadap Iran.
Kritik tersebut muncul setelah Starmer pada Senin sebelumnya menyatakan bahwa Inggris tidak percaya dengan gagasan "perubahan rezim dari langit."
Pernyataan itu merujuk pada upaya mengganti kepemimpinan Iran melalui serangan udara.
Inggris Akhirnya Izinkan Penggunaan Pangkalan
Starmer juga mempertahankan keputusannya untuk tidak langsung memberikan izin penggunaan pangkalan militer Inggris pada serangan awal yang terjadi pada Sabtu.
Ia menjelaskan bahwa situasi berubah pada Minggu setelah Iran memberikan respons yang dinilainya keterlaluan dan berpotensi mengancam warga Inggris serta sekutunya.
Pada hari yang sama, sebuah drone yang menuju pangkalan Inggris di Pulau Siprus berhasil dicegat.
Setelah perkembangan tersebut, pemerintah Inggris akhirnya menyetujui permintaan Amerika Serikat untuk menggunakan pangkalan militer Inggris.
Izin itu diberikan untuk melakukan serangan defensif terhadap lokasi peluncur rudal Iran.
Di sisi lain, pemimpin Partai Konservatif Inggris Kemi Badenoch mengkritik pemerintah karena dinilai terlalu takut mengambil sikap yang lebih tegas terhadap Iran.
- Penulis :
- Leon Weldrick







