
Pantau - Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengonfirmasi kematian Sekretarisnya, Ali Larijani, dalam serangan yang terjadi pada 17 Maret dini hari di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah.
Kabar tersebut dilaporkan kantor berita Tasnim pada 18 Maret waktu setempat.
Larijani dilaporkan tewas bersama putranya, Morteza Larijani, serta Deputi Urusan Keamanan Alireza Bayat dan beberapa orang lainnya.
Dewan menyampaikan penghargaan atas pengabdian panjang Larijani bagi pembangunan Iran.
Selain itu, dewan juga menyerukan persatuan nasional dalam menghadapi ancaman eksternal yang meningkat.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa Israel telah menewaskan Larijani dalam serangan terhadap Iran.
Serangan tersebut merupakan bagian dari operasi militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel sejak 28 Februari.
Di sisi lain, Islamic Revolutionary Guard Corps juga mengonfirmasi kematian Gholamreza Soleimani.
Gholamreza Soleimani diketahui merupakan komandan pasukan sukarelawan Basij.
Serangan terhadap Iran memicu respons balasan dari Iran dan sekutu regionalnya.
Serangan balasan tersebut menyasar wilayah Israel serta kepentingan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Rangkaian peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik yang memperburuk situasi keamanan regional.
Konflik yang terus berkembang menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan dalam jangka panjang.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








