
Pantau - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres kembali mendesak penghentian segera perang di kawasan Timur Tengah serta mendorong penyelesaian melalui jalur diplomatik.
Dalam pernyataannya, Guterres menekankan pentingnya kepatuhan terhadap legitimasi internasional guna mencegah eskalasi konflik yang lebih luas.
Ia juga menyerukan implementasi seluruh resolusi Dewan Keamanan PBB termasuk Resolusi 2817 yang menegaskan dukungan terhadap kedaulatan negara-negara di kawasan Teluk.
Seruan Penghentian Eskalasi Konflik
Resolusi tersebut juga mengutuk serangan Iran terhadap wilayah negara-negara seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, Oman, Qatar, Kuwait, dan Yordania.
PBB menilai serangan yang menargetkan wilayah sipil dan infrastruktur menjadi ancaman serius bagi stabilitas kawasan.
Guterres mendorong seluruh pihak untuk menahan diri dan mengutamakan penyelesaian damai melalui dialog internasional.
Dukungan Internasional dan Respons Global
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha turut mendesak Iran untuk menghentikan serangan terhadap negara-negara Teluk.
Dalam komunikasi dengan Sekretaris Jenderal Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) Jasem Albudaiwi, ia menegaskan pentingnya mengakhiri eskalasi konflik.
Sybiha juga menyatakan dukungan terhadap negara-negara GCC yang terdampak serangan di tengah konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
PBB berharap upaya diplomatik dapat segera dilakukan untuk menghentikan konflik dan memulihkan stabilitas kawasan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







