Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Houthi Yaman Pantau Selat Hormuz, Siap Ambil Tindakan di Tengah Ketegangan

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Houthi Yaman Pantau Selat Hormuz, Siap Ambil Tindakan di Tengah Ketegangan
Foto: (Sumber: Orang-orang menghadiri upacara pemakaman di Teheran, Iran, 18 Maret 2026. ANTARA/Xinhua/Shadati.)

Pantau - Kelompok Houthi di Yaman menyatakan terus memantau perkembangan situasi di kawasan Selat Hormuz dan siap mengambil tindakan sesuai kondisi yang berkembang di tengah meningkatnya ketegangan Timur Tengah.

Pernyataan tersebut disampaikan pada Sabtu (21/3/2026) sebagai respons atas dinamika konflik di kawasan.

Houthi menilai Amerika Serikat berada dalam posisi strategis yang sulit.

Mereka juga menuduh Amerika Serikat berupaya menyeret negara lain ke dalam konflik yang lebih luas.

Kelompok tersebut menyerukan peningkatan tekanan internasional terhadap Amerika Serikat dan Israel.

Langkah itu dimaksudkan untuk menghentikan operasi militer terhadap Iran.

Selain itu, Houthi juga mendorong upaya deeskalasi ketegangan di kawasan.

Sebelumnya, Houthi dilaporkan mempertimbangkan pemblokiran Selat Bab el-Mandeb.

Pemblokiran tersebut ditujukan bagi kapal dari negara yang dianggap sebagai agresor.

Houthi menyatakan hanya akan menyerang kapal milik negara yang melakukan agresi terhadap Iran, Lebanon, Palestina, dan Irak.

Langkah tersebut akan diambil jika mereka terpaksa menutup jalur tersebut.

Situasi ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Ketegangan dipicu oleh serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran sejak 28 Februari.

Iran bersama sekutunya kemudian membalas dengan serangan terhadap kepentingan Amerika Serikat dan Israel di kawasan.

Penulis :
Gerry Eka