Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Iran Sebut 80 Ribu Lokasi Sipil Jadi Sasaran Serangan AS dan Israel

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Iran Sebut 80 Ribu Lokasi Sipil Jadi Sasaran Serangan AS dan Israel
Foto: (Sumber: Warga membersihkan puing-puing di antara bangunan yang hancur di area perumahan di Teheran, Iran, 15 Maret 2026. ANTARA/Xinhua/Shadati/pri.)

Pantau - Presiden Perhimpunan Bulan Sabit Merah Iran (IRCS) Pirhossein Kolivand menyatakan Amerika Serikat dan Israel telah menyerang lebih dari 80.000 lokasi sipil di Iran selama konflik yang berlangsung.

Pernyataan tersebut disampaikan Kolivand dalam pidato di hadapan perwakilan media asing di Teheran.

Ia menilai serangan tersebut merupakan pelanggaran terhadap hukum humaniter internasional.

Lebih dari 20.000 lokasi yang diserang berada di Teheran.

Sementara lebih dari 60.000 lokasi lainnya tersebar di berbagai wilayah Iran.

Sebanyak 18.790 unit komersial dilaporkan turut menjadi sasaran.

Selain itu, 266 pusat kesehatan dan 498 sekolah juga terdampak serangan.

Serangan tersebut menyebabkan 12 tenaga kesehatan meninggal dunia dan lebih dari 90 lainnya terluka.

Ratusan warga sipil, termasuk anak-anak dan 231 perempuan, dilaporkan tewas.

Laporan lain menyebut jumlah korban tewas mencapai lebih dari 1.500 orang selama konflik berlangsung.

Konflik bermula dari serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Teheran serta sejumlah kota lain di Iran pada 28 Februari.

Serangan tersebut dilaporkan menewaskan mantan pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei, sejumlah komandan militer, dan warga sipil.

Iran kemudian membalas dengan serangan rudal dan drone ke Israel serta aset Amerika Serikat di Timur Tengah.

Penulis :
Gerry Eka