
Pantau - Pesawat tempur Israel menghancurkan Jembatan Qasmiyeh di atas Sungai Litani, Lebanon selatan, dalam rangkaian serangan udara terbaru pada Minggu (22/3).
Jembatan Strategis Jadi Target Serangan
Serangan udara tersebut menargetkan jembatan penting yang berada di kawasan Qasmiyeh, Lebanon selatan.
Militer Israel mengonfirmasi serangan itu dengan menyebut sasaran adalah posisi Hizbullah di sepanjang Sungai Litani.
Sungai Litani diketahui merupakan sungai terpanjang di Lebanon dengan panjang sekitar 170 kilometer dan memiliki nilai strategis dalam konflik di wilayah tersebut.
Serangan ini menjadi bagian dari gelombang serangan udara yang terjadi di berbagai wilayah Lebanon selatan.
Dampak dan Konteks Konflik
Akibat serangan tersebut, jembatan mengalami kerusakan parah hingga hancur dan menyisakan puing-puing di lokasi.
Jembatan Qasmiyeh selama ini menjadi salah satu infrastruktur penting di kawasan tersebut.
Wilayah Sungai Litani juga kerap menjadi batas geografis dalam konflik antara Israel dan Hizbullah pada masa lalu.
Serangan ini menambah eskalasi ketegangan di kawasan Timur Tengah yang masih terus berlangsung.
- Penulis :
- Aditya Yohan








