
Pantau - Serangan rudal Iran kembali menghantam Israel pada Kamis dini hari, memicu sirene peringatan serangan udara di berbagai wilayah termasuk Israel bagian tengah, Yerusalem, dan sejumlah wilayah utara.
Sirene peringatan rudal dan roket diaktifkan di seluruh Israel bagian tengah, wilayah Yerusalem, serta sejumlah wilayah pendudukan Tepi Barat saat peluncuran rudal terdeteksi.
Media Israel, Harian Israel Yedioth Ahronoth, melaporkan bahwa rudal diluncurkan dari Iran menuju wilayah Israel tengah dan kawasan Yerusalem.
Dampak Serangan dan Wilayah Terdampak
Peringatan tambahan juga terdengar di wilayah utara, termasuk kota Ortal dan Ein Zivan di Dataran Tinggi Golan.
Sirene turut aktif di komunitas Gonen, Lehavot HaBashan, dan Shamir di wilayah Galilea Panhandle.
Rentetan serangan terbaru dilaporkan mencakup penggunaan rudal klaster yang memperparah dampak di sejumlah titik.
Ledakan keras terdengar di wilayah Sharon akibat serangan tersebut.
Sejumlah orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat serangan ini.
Sebuah bangunan mengalami kerusakan setelah proyektil jatuh di wilayah Kafr Qasim, Israel bagian tengah.
Eskalasi Konflik Regional
Eskalasi konflik di Timur Tengah meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari.
Serangan militer tersebut dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.
Iran kemudian membalas dengan meluncurkan serangan drone dan rudal ke Israel serta menargetkan Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer Amerika Serikat.
Serangan balasan tersebut menyebabkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta gangguan pada pasar global dan penerbangan.
- Penulis :
- Arian Mesa







