
Pantau - Kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Jepang menjadi momen berkesan bagi diaspora Indonesia, salah satunya seorang perawat lansia di Tokyo yang berhasil mendapatkan tanda tangan langsung dari Presiden.
Salah satu diaspora, Mutiara Mutiruta Miru Binto, mengaku gugup sekaligus bahagia saat bertemu langsung dengan Presiden.
Ia berhasil memperoleh tanda tangan Presiden pada buku berjudul Strategi Transformasi Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045.
"Sebenarnya deg-degan. Di luar ekspektasi bisa bertemu langsung dengan Bapak Presiden. Ini juga menjadi kesempatan bagi diaspora di Jepang untuk bisa bertemu," ujarnya.
Momen tersebut terjadi saat Presiden menyapa diaspora Indonesia satu per satu.
Mutiara memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meminta tanda tangan sebagai kenang-kenangan.
"Mungkin karena Bapak juga lelah dalam perjalanan, jadi saya hanya sempat meminta tanda tangan. Motivasinya supaya bisa bertemu langsung dengan Bapak," katanya.
Ia mendapatkan kesempatan tersebut karena posisinya berada dekat dengan Presiden.
"Arahan juga dari teman-teman, dan kebetulan posisi saya di ujung pas dengan Bapak. Bapak juga sangat ramah, dan alhamdulillah saya mendapat kesempatan memperoleh tanda tangan," ungkapnya.
Pertemuan ini menjadi pengalaman pertama bagi Mutiara melihat langsung Presiden setelah sebelumnya hanya melalui YouTube atau televisi.
"Ini pertama kali saya bertemu langsung. Selama ini hanya melihat di YouTube atau di TV," ucapnya.
Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandara Haneda, Tokyo pada pukul 19.10 waktu setempat.
Kunjungan ini merupakan kunjungan resmi perdana Presiden ke Jepang sejak menjabat.
Dalam agenda kunjungan, Presiden dijadwalkan bertemu Kaisar Jepang Naruhito dan Perdana Menteri Jepang.
Pertemuan tersebut bertujuan memperkuat kerja sama bilateral antara Indonesia dan Jepang.
Kerja sama yang dibahas mencakup bidang perdagangan, teknologi, pendidikan, kehutanan, dan lingkungan.
- Penulis :
- Gerry Eka







