
Pantau - Empat menteri luar negeri dari Pakistan, Arab Saudi, Turki, dan Mesir mendukung inisiatif Pakistan untuk menjadi tuan rumah perundingan perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran di Islamabad pada Minggu (29/3).
Dorongan Diplomasi dan Pencegahan Eskalasi
Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Pakistan Mohammad Ishaq Dar mengatakan para pihak sepakat bahwa dialog menjadi satu-satunya jalan menuju perdamaian berkelanjutan.
Ia mengungkapkan bahwa upaya diplomasi diperlukan untuk mencegah eskalasi konflik lebih lanjut di kawasan Timur Tengah.
Dar juga menyampaikan kedua negara, yakni AS dan Iran, menunjukkan kepercayaan terhadap peran Pakistan sebagai fasilitator dalam perundingan tersebut.
Pembentukan Komite dan Fokus Stabilitas Kawasan
Dalam pertemuan tersebut, para menteri sepakat membentuk komite yang terdiri dari pejabat senior kementerian luar negeri guna memperkuat koordinasi dan kerja sama.
Pertemuan juga membahas situasi regional yang terus berkembang serta upaya meredakan ketegangan dan mengakhiri konflik yang berlangsung.
"Para menteri juga menyampaikan keprihatinan atas dampak kemanusiaan dan ekonomi dari konflik yang sedang berlangsung," ungkap Dar.
Ia menegaskan komitmen negara-negara peserta untuk mendukung terciptanya kondisi yang memungkinkan berlangsungnya perundingan yang terstruktur.
Langkah ini diharapkan dapat mendorong stabilitas kawasan serta mengurangi dampak konflik yang berkepanjangan.
- Penulis :
- Aditya Yohan







