
Pantau - Presiden Uzbekistan Shavkat Mirziyoyev dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Al Saud menyerukan deeskalasi ketegangan di Timur Tengah dalam pembicaraan telepon pada Minggu (29/3).
Pembicaraan tersebut menyoroti meningkatnya konflik regional yang dinilai berpotensi mengganggu stabilitas global.
Seruan Deeskalasi dan Stabilitas Global
Menurut layanan pers kepresidenan Uzbekistan, kedua pemimpin menegaskan pentingnya mencegah eskalasi lebih lanjut di kawasan tersebut.
Mereka menilai penyelesaian menyeluruh menjadi kunci bagi keamanan tidak hanya di Timur Tengah tetapi juga dunia.
Mirziyoyev menyampaikan solidaritas negaranya terhadap Arab Saudi di tengah situasi yang memanas.
Ia mengungkapkan, "dalam masa-masa sulit ini, Uzbekistan berdiri dalam solidaritas dengan kepemimpinan dan rakyat Arab Saudi yang sudah seperti saudara."
Penguatan Hubungan dan Kerja Sama
Sementara itu, Mohammed bin Salman menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Uzbekistan.
Ia menyatakan, "sangat menghargai niat baik dan dukungan persahabatan yang tulus yang disampaikan oleh presiden Uzbekistan."
Kedua pihak juga sepakat untuk meningkatkan komunikasi tingkat tinggi guna memperkuat hubungan bilateral dan multilateral.
Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong upaya bersama dalam meredakan konflik serta menjaga stabilitas kawasan.
- Penulis :
- Aditya Yohan







