
Pantau - Unggahan di media sosial yang menyebut Ukraina mengerahkan ratusan jet tempur untuk menggempur Iran dipastikan tidak benar setelah tidak ditemukan bukti maupun laporan resmi terkait klaim tersebut.
Narasi Serangan Tidak Didukung Fakta
Unggahan di Facebook menarasikan sebanyak 120 jet tempur Ukraina menyerang Teheran sebagai bentuk balas dendam terhadap Iran.
Narasi tersebut juga menyebut pernyataan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky terkait serangan tersebut.
Namun, tidak ada sumber resmi atau media kredibel yang melaporkan adanya serangan militer Ukraina ke Iran.
Konten Visual Terbukti Hasil AI
Hasil pemeriksaan menggunakan alat deteksi AI menunjukkan gambar dalam unggahan tersebut memiliki kemungkinan sebesar 99,5 persen merupakan hasil kecerdasan buatan.
Selain itu, laporan menyebut Menteri Luar Negeri Ukraina justru mendorong Iran untuk meredakan eskalasi konflik di kawasan Teluk.
Dengan demikian, klaim bahwa Ukraina mengerahkan ratusan jet tempur untuk menyerang Iran merupakan informasi tidak benar atau hoaks.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf









