Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

AS Akan Tinjau Ulang Hubungan dengan NATO Usai Penolakan Dukungan dalam Operasi Lawan Iran

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

AS Akan Tinjau Ulang Hubungan dengan NATO Usai Penolakan Dukungan dalam Operasi Lawan Iran
Foto: (Sumber : Markas NATO di Brussel, Belgia. ANTARA/Xinhua/Zhao Dingzhe/am..)

Pantau - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio menyatakan bahwa pemerintah AS akan meninjau ulang hubungan dengan NATO setelah aliansi tersebut menolak memberikan dukungan dalam operasi militer melawan Iran.

Kekecewaan AS terhadap NATO

Rubio mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap negara-negara anggota NATO yang tidak memberikan bantuan, termasuk akses penggunaan pangkalan militer.

Ia mengatakan, "Saya pikir itu sangat mengecewakan... Presiden [Donald Trump] dan negara kita harus meninjau kembali semua ini setelah operasi ini selesai."

Ia menambahkan, "Jika NATO hanya berarti kami membela Eropa ketika mereka diserang, tetapi mereka menolak memberikan hak penggunaan pangkalan saat kami membutuhkannya, itu bukan pengaturan yang baik."

Menurut Rubio, kondisi tersebut menyulitkan AS untuk tetap mempertahankan keterlibatan dalam aliansi jika tidak memberikan keuntungan yang seimbang.

Evaluasi Peran dan Dukungan Aliansi

Meski demikian, Rubio tetap menegaskan dukungannya terhadap NATO sebagai aliansi strategis yang memberikan fleksibilitas dan kemampuan operasi global bagi AS.

Namun, ia menekankan bahwa Washington dapat meninjau ulang perjanjian jika akses penting seperti penggunaan pangkalan ditolak dalam situasi konflik.

Sebelumnya, Presiden Donald Trump juga mengkritik NATO dengan menyebut penolakan tersebut sebagai "kesalahan yang sangat bodoh" dan menilai aliansi itu sebagai "jalan satu arah."

Trump menyebut operasi militer terhadap Iran sebagai ujian komitmen NATO terhadap AS dan menegaskan bahwa Washington tidak akan melupakan sikap tersebut.

Penulis :
Aditya Yohan