
Pantau - Militer Amerika Serikat dilaporkan kehilangan 16 unit drone MQ-9 Reaper sejak dimulainya serangan gabungan dengan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026.
Rincian Kehilangan Drone dan Laporan Media
Laporan tersebut disampaikan CBS News pada Rabu (1/4/2026) dengan mengutip dua pejabat Amerika Serikat yang tidak disebutkan namanya.
Media pemerintah Iran sebelumnya juga melaporkan bahwa Korps Garda Revolusi Islam atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) berhasil mencegat dan menghancurkan drone MQ-9 milik AS di wilayah Isfahan.
Drone MQ-9 Reaper merupakan pesawat tanpa awak yang digunakan untuk misi intelijen, pengawasan, dan pengintaian serta mampu melakukan serangan presisi.
Nilai satu unit drone tersebut diperkirakan mencapai lebih dari 30 juta dolar AS, tergantung pada variannya.
Klaim AS dan Situasi Konflik
Presiden AS Donald Trump dan Menteri Perang Pete Hegseth menyatakan bahwa kemampuan pertahanan udara dan peluncuran rudal Iran telah hampir sepenuhnya dilumpuhkan.
Serangan militer gabungan AS dan Israel terhadap Iran dilaporkan telah berlangsung selama sekitar satu bulan.
Namun di tengah klaim tersebut, laporan kehilangan drone menunjukkan bahwa konflik masih berlangsung dengan intensitas tinggi.
Sebagai informasi tambahan, ketegangan antara AS, Israel, dan Iran terus meningkat dan memicu perhatian global terkait stabilitas kawasan Timur Tengah.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








