Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Iran Klaim Serang Infrastruktur Energi di Kawasan, Sebut Tahap Awal Operasi Balasan

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Iran Klaim Serang Infrastruktur Energi di Kawasan, Sebut Tahap Awal Operasi Balasan
Foto: (Sumber: Rudal terlihat di situs rudal bawah tanah Garda Revolusi Iran di lokasi yang dirahasiakan di Telukfoto, diperoleh pada Jumat (8/1/2021). ANTARA FOTO/IRGC/WANA (West Asia News Agency)/Handout via REUTERS/rwa.)

Pantau - Korps Garda Revolusi Islam Iran menyatakan telah melancarkan serangan terhadap fasilitas petrokimia di Israel, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Kuwait sebagai bagian dari operasi balasan.

Serangan tersebut disebut sebagai tahap pertama dari respons Iran terhadap operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel.

"Pagi ini, tahap pertama operasi pembalasan dilakukan," demikian pernyataan IRGC.

Target serangan meliputi kilang minyak di Haifa serta infrastruktur gas dan petrokimia di sejumlah negara kawasan.

"Serangan ditujukan terhadap sasaran Zionis dan kepentingan ekonomi AS di kawasan tersebut: kilang minyak di Haifa, infrastruktur gas di UEA, perusahaan petrokimia AS di UEA, perusahaan petrokimia AS di Bahrain, dan infrastruktur petrokimia AS di Kuwait," ujarnya.

Eskalasi Konflik Kawasan

Iran menyebut serangan ini sebagai balasan atas operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel yang dimulai sejak 28 Februari.

Konflik tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan besar serta korban jiwa di berbagai wilayah Iran.

Hari pertama serangan disebut menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei.

Selain itu, serangan juga dilaporkan mengenai sebuah sekolah perempuan di Iran selatan.

Dampak dan Korban

Iran memperkirakan jumlah korban tewas akibat rangkaian serangan tersebut mencapai lebih dari 1.200 orang.

Perkembangan ini menandai meningkatnya eskalasi konflik yang berpotensi meluas ke berbagai negara di kawasan Timur Tengah.

Penulis :
Gerry Eka