Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Iran Ancam Balas Serangan AS dan Israel, Targetkan Aset Militer di Asia Barat

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Iran Ancam Balas Serangan AS dan Israel, Targetkan Aset Militer di Asia Barat
Foto: (Sumber: Masyarakat menghadiri acara pemakaman di Iran, Teheran, Rabu (1/4/2026). (ANTARA/Xinhua/Sha Dati).)

Pantau - Panglima Markas Pusat Khatam al Anbiya Iran Ali Abdollahi menyatakan Iran akan membalas dengan keras jika Amerika Serikat dan Israel menyerang infrastruktur negaranya di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.

Pernyataan tersebut disampaikan menjelang berakhirnya tenggat waktu yang diberikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump kepada Iran.

"Setelah menerima kekalahan beruntun, Presiden AS Donald Trump yang agresif dan gemar berperang itu, dalam langkah yang putus asa, gugup, tidak seimbang, dan gegabah, mengancam untuk menargetkan infrastruktur serta aset-aset nasional Iran," ujar Abdollahi.

Ancaman Balasan dan Eskalasi Konflik

Iran menegaskan bahwa setiap serangan akan dibalas dengan menyasar seluruh aset militer Amerika Serikat di Asia Barat serta infrastruktur Israel.

Ia menyatakan Iran "akan menempatkan para agresor pada tempatnya" dan "tidak akan ragu sedetik pun untuk membela hak-hak negara dan melindungi aset nasional".

Ketegangan meningkat sejak serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari.

Tenggat dan Tekanan Amerika Serikat

Presiden Donald Trump sebelumnya memberikan tenggat waktu 10 hari kepada Iran terkait tuntutan membuka Selat Hormuz.

"Ingat ketika saya memberi Iran waktu 10 hari untuk mencapai kesepakatan atau membuka Selat Hormuz. Waktu hampir habis 48 jam sebelum semua malapetaka menimpa mereka," kata Trump.

Pada 21 Maret, Trump juga sempat mengancam akan menyerang pembangkit listrik Iran jika tuntutan tidak dipenuhi.

Ancaman tersebut sempat ditunda setelah adanya pembicaraan antara kedua negara.

Situasi memanas setelah Iran dan sekutunya melancarkan serangan balasan terhadap Israel dan kepentingan Amerika Serikat di Timur Tengah.

Penulis :
Gerry Eka