
Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa pembukaan kembali Selat Hormuz menjadi prioritas utama dalam negosiasi dengan Iran di tengah eskalasi konflik.
Fokus Negosiasi Selat Hormuz
Trump menyampaikan bahwa jalur pelayaran strategis tersebut menjadi perhatian utama Washington dalam upaya mencapai kesepakatan dengan Teheran.
"Saya akan katakan itu adalah prioritas yang sangat besar," ungkapnya.
Selat Hormuz merupakan jalur vital bagi distribusi minyak dan gas dunia sehingga penutupannya berdampak luas secara global.
Dampak Konflik terhadap Energi Global
Eskalasi konflik sejak 28 Februari 2026 telah menyebabkan gangguan serius terhadap lalu lintas pelayaran di kawasan tersebut.
Blokade de facto di Selat Hormuz turut memengaruhi ekspor dan produksi energi di negara-negara Teluk Persia.
Kondisi ini mendorong kenaikan harga minyak dan gas di pasar internasional.
Sebagai tambahan, konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran masih terus berlangsung dan berpotensi memengaruhi stabilitas kawasan serta ekonomi global.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf









