
Pantau - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyatakan kekhawatiran serius atas pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait Iran yang dinilai berpotensi memperburuk konflik di Timur Tengah.
Juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan pernyataan Trump yang menyebut Iran bisa “musnah secara permanen” menimbulkan kekhawatiran mendalam.
"Sekretaris Jenderal sangat khawatir atas pernyataan yang kami dengar kemarin dan pagi ini pernyataan yang menunjukkan bahwa seluruh bangsa atau seluruh peradaban mungkin akan menanggung konsekuensi dari keputusan politik dan militer," ujarnya.
Ia menegaskan tidak ada tujuan militer yang dapat membenarkan penghancuran besar-besaran terhadap infrastruktur sipil maupun penderitaan warga.
Guterres menyerukan agar para pemimpin dunia memilih jalur diplomasi untuk mengakhiri konflik yang terus memanas.
“Sekretaris Jenderal menegaskan kembali bahwa konflik bisa berakhir ketika para pemimpin memilih dialog daripada kehancuran,” kata Dujarric.
PBB juga mendorong pemulihan kebebasan navigasi di Selat Hormuz yang terdampak konflik.
Ketegangan meningkat setelah AS dan Israel menyerang Iran pada Februari, yang kemudian dibalas Iran dengan serangan ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di kawasan.
Eskalasi konflik tersebut turut mengganggu jalur distribusi energi global dan memicu kenaikan harga bahan bakar di berbagai negara.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf









