
Pantau - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa penghentian serangan Israel terhadap Lebanon menjadi salah satu syarat utama dalam kesepakatan gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat (AS).
Syarat Gencatan Senjata dan Peran Prancis
Pezeshkian menyampaikan hal tersebut dalam percakapan telepon dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron, sehari setelah pengumuman gencatan senjata antara Iran dan AS.
Ia menyebut penghentian serangan Israel di Lebanon termasuk dalam sepuluh syarat yang diajukan Teheran kepada Washington dalam perundingan tersebut.
Pezeshkian juga menekankan pentingnya peran Prancis sebagai salah satu penjamin gencatan senjata sebelumnya di Lebanon.
Ia menegaskan Iran telah menunjukkan sikap bertanggung jawab dengan menerima usulan gencatan senjata demi mendorong stabilitas kawasan.
Serangan Masih Berlanjut dan Perbedaan Sikap
Meski kesepakatan gencatan senjata telah diumumkan, serangan udara Israel dilaporkan masih terjadi di Lebanon dan menimbulkan korban jiwa.
Berdasarkan data Pertahanan Sipil Lebanon, sedikitnya 254 orang tewas dan 1.165 lainnya terluka akibat serangan yang berlangsung pada Rabu.
Di sisi lain, terjadi perbedaan pandangan terkait cakupan gencatan senjata, di mana Iran dan Pakistan menyatakan Lebanon termasuk dalam kesepakatan, sementara Israel menegaskan wilayah tersebut tidak masuk dalam perjanjian.
Gencatan senjata selama dua pekan tersebut diharapkan menjadi langkah awal menuju penghentian konflik yang dimulai sejak 28 Februari antara Iran dengan AS dan Israel.
- Penulis :
- Aditya Yohan








