
Pantau - BMKG Kendari mengimbau masyarakat mewaspadai potensi cuaca ekstrem di daratan serta angin kencang di wilayah perairan Sulawesi Tenggara yang diprakirakan terjadi hingga 12 April 2026.
Peringatan Hujan Lebat dan Angin Kencang
Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Kendari Faizal Habibie menyampaikan adanya potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang di sejumlah wilayah.
“Kami sampaikan peringatan dini untuk wilayah Kendari, Konawe, Konawe Utara, Konawe Selatan, Kolaka, Kolaka Utara, Kolaka Timur, Bombana, Muna, Muna Barat, dan Buton Utara, terutama pada siang hingga sore hari,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kondisi ini perlu diwaspadai masyarakat karena dapat berdampak pada aktivitas harian, terutama di wilayah rawan cuaca ekstrem.
Kondisi Perairan dan Imbauan Keselamatan
BMKG juga mencatat pola angin di wilayah perairan bertiup dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 2 hingga 15 knot.
“Namun, kecepatan angin tertinggi diprakirakan dapat mencapai 20 knot atau 5 skala beaufort,” ungkapnya.
Angin kencang berpotensi terjadi di Teluk Bone, Perairan Wakatobi, dan Laut Banda Timur Wakatobi meski tinggi gelombang masih tergolong rendah.
BMKG mengimbau nelayan dan pengguna transportasi laut untuk memperhatikan kondisi cuaca demi keselamatan pelayaran.
“Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca terkini melalui laman resmi BMKG,” pungkasnya.
- Penulis :
- Aditya Yohan








