
Pantau - Iran resmi menerima Pakistan sebagai mediator dialog dengan Amerika Serikat setelah melihat adanya itikad baik dan langkah konkret yang dilakukan Islamabad dalam mendorong gencatan senjata di kawasan Teluk.
Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menyampaikan keputusan tersebut dalam pernyataannya di Jakarta.
Ia menegaskan bahwa Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif telah memainkan peran penting dalam menciptakan stabilitas kawasan.
"Perdana Menteri Pakistan telah melakukan banyak usaha demi gencatan senjata di kawasan Teluk," ungkapnya.
Peran Aktif Pakistan dalam Diplomasi
Upaya Pakistan dilakukan melalui komunikasi intensif dengan Iran untuk meyakinkan Teheran menghentikan serangan dan kembali ke meja perundingan.
Pada saat yang sama, Shehbaz Sharif juga melakukan pendekatan kepada Amerika Serikat agar bersedia membuka jalur negosiasi dengan Iran.
Pakistan bahkan menawarkan diri sebagai tuan rumah perundingan damai sebagai bagian dari inisiatif diplomatiknya.
"Pakistan berusaha meyakinkan kami serta lawan-lawan kami untuk kemudian bernegosiasi di Pakistan," ujarnya.
Meskipun sejumlah negara termasuk Indonesia menawarkan diri sebagai mediator, Iran akhirnya memilih Pakistan karena dinilai paling aktif dan konkret dalam upaya perdamaian.
Perundingan Dimulai di Islamabad
Delegasi Iran dan Amerika Serikat kini telah memulai pembicaraan langsung di Islamabad untuk mencapai gencatan senjata permanen.
Perundingan ini berlangsung setelah Pakistan membantu menjamin tercapainya gencatan senjata sementara selama dua pekan antara kedua negara.
Pertemuan digelar di lokasi militer dengan pengamanan ketat di bawah kendali tentara Pakistan dan diperkirakan berlangsung lebih dari satu hari.
Delegasi Iran terdiri dari sejumlah pejabat penting seperti Mohammad-Bagher Ghalibaf, Abbas Araghchi, Ali Akbar Ahmadian, dan Abdolnaser Hemmati.
Sementara itu, delegasi Amerika Serikat diwakili oleh J. D. Vance, Steve Witkoff, Jared Kushner, serta perwakilan dari Departemen Luar Negeri, Pentagon, dan Dewan Keamanan Nasional AS.
- Penulis :
- Arian Mesa








