
Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan perang AS-Israel terhadap Iran hampir berakhir, meski perundingan damai masih berlangsung tanpa kesepakatan final.
Pernyataan itu disampaikan Trump dalam wawancara dengan Fox Business yang akan ditayangkan pada Rabu, ketika ia menilai konflik sudah mendekati titik akhir.
“Saya pikir ini hampir berakhir, ya. Maksud saya, saya melihatnya sudah sangat dekat dengan berakhir,” ungkapnya.
Trump juga menyebut Iran membutuhkan waktu panjang untuk pulih jika konflik berhenti saat ini.
“Anda tahu, jika saya menarik diri sekarang pun, mereka akan butuh waktu 20 tahun untuk membangun kembali negara itu, dan kita belum selesai. Kita akan melihat saja apa yang terjadi. Saya pikir mereka sangat ingin membuat kesepakatan,” tambahnya.
Perundingan Damai Belum Capai Kesepakatan
Perundingan antara Amerika Serikat dan Iran telah berlangsung di Islamabad, Pakistan, pada akhir pekan lalu untuk mengakhiri konflik yang dimulai sejak 28 Februari.
Namun hingga kini, kedua pihak belum mencapai kesepakatan permanen meski upaya lanjutan tengah disiapkan.
Pembawa acara Fox Business, Maria Bartiromo, mengungkapkan Trump bahkan beberapa kali menyebut konflik tersebut dalam bentuk lampau saat wawancara.
“Dia menjawab: Sudah selesai,” kata Bartiromo.
Gencatan Senjata dan Harapan Negosiasi
Pakistan sebelumnya berperan sebagai mediator dalam gencatan senjata selama dua minggu yang dimulai pada 8 April dan masih bertahan hingga saat ini.
Trump menunjukkan optimisme bahwa negosiasi langsung dapat segera dilanjutkan dalam waktu dekat.
Ia menyebut pembicaraan berpotensi kembali digelar di Pakistan dalam dua hari ke depan.
Meski demikian, situasi di kawasan masih dinamis seiring belum tercapainya kesepakatan akhir antara kedua negara.
- Penulis :
- Aditya Yohan








