HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Perpanjang Gencatan Senjata Israel-Lebanon Selama Tiga Pekan Usai Negosiasi di Gedung Putih

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Trump Perpanjang Gencatan Senjata Israel-Lebanon Selama Tiga Pekan Usai Negosiasi di Gedung Putih
Foto: (Sumber : Jalan-jalan wilayah Dahieh yang hancur setelah dimulainya gencatan senjata sementara selama 10 hari antara Israel dan Lebanon pada 17 April 2026 di Beirut, Lebanon. /ANTARA/Houssam Shbaro/Anadolu/pri..)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon selama tiga pekan setelah pembicaraan diplomatik di Gedung Putih, Jumat (24/4/2026).

Perpanjangan Gencatan Senjata

Trump menyampaikan keputusan tersebut pada Kamis (23/4) usai menjadi tuan rumah pertemuan antara duta besar Israel dan Lebanon di Ruang Oval.

Ia mengungkapkan bahwa proses negosiasi berjalan positif dan membuka peluang pertemuan lanjutan antara pemimpin kedua negara dalam waktu dekat.

Melalui media sosial, Trump menyatakan pembicaraan berlangsung "sangat baik" dan menunjukkan kemajuan menuju stabilitas kawasan.

Kaitan dengan Negosiasi Iran

Gencatan senjata sebelumnya berlaku selama 10 hari dan mulai diterapkan sejak pekan lalu di tengah upaya Amerika Serikat menengahi konflik yang melibatkan Iran.

Salah satu isu utama dalam perundingan adalah serangan Israel terhadap kelompok Hizbullah di Lebanon yang didukung Iran.

Trump juga menyebut Amerika Serikat akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu tertentu sambil menunggu respons dari Teheran.

Ia bahkan mengklaim bahwa pemerintah Iran mengalami "keretakan serius" dan menyatakan jeda konflik akan berlanjut hingga Iran mengajukan "usulan terpadu".

Perpanjangan ini diharapkan dapat meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah sekaligus membuka ruang negosiasi damai yang lebih luas.

Penulis :
Ahmad Yusuf