
Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menaikkan tarif impor terhadap Inggris jika pajak layanan digital tidak dicabut oleh pemerintahan Perdana Menteri Keir Starmer.
Ancaman tersebut muncul karena Trump menilai kebijakan pajak layanan digital Inggris tidak adil dan secara khusus menargetkan perusahaan teknologi asal Amerika Serikat.
"Kami tidak menyukai ketika mereka menargetkan perusahaan Amerika… Jika pajak itu tidak dicabut, kami kemungkinan akan mengenakan tarif besar terhadap Inggris," ungkapnya.
Kebijakan Pajak Digital Inggris Jadi Sorotan
Pemerintah Amerika Serikat saat ini tengah mengkaji dampak kebijakan tersebut terhadap perusahaan teknologi besar seperti Apple dan Google.
Sejak tahun 2020, Inggris menerapkan pajak layanan digital sebesar 2 persen kepada perusahaan multinasional besar yang beroperasi di sektor digital.
Pajak ini diberlakukan bagi perusahaan yang memperoleh pendapatan dari media sosial, mesin pencari, dan pasar daring.
Ketentuan tersebut hanya berlaku untuk perusahaan dengan pendapatan digital global lebih dari 500 juta pound dan minimal 25 juta pound berasal dari pengguna di Inggris.
Ketegangan Diplomatik Membayangi Kunjungan Kerajaan
Pernyataan Trump disampaikan menjelang rencana kunjungan Raja Charles III ke Amerika Serikat dalam waktu dekat.
Trump menyatakan harapannya bahwa kunjungan tersebut dapat membantu memulihkan hubungan antara kedua negara yang tengah mengalami ketegangan.
Ketegangan ini disebut berpotensi memengaruhi hubungan dagang dan kerja sama ekonomi antara Amerika Serikat dan Inggris ke depan.
- Penulis :
- Arian Mesa






