
Pantau - Pemerintah Turki tengah mengkaji posisi Rusia terkait rencana pertemuan tingkat pemimpin untuk membahas konflik Ukraina serta menyatakan kesiapan mendorong dialog antar pihak yang terlibat.
Turki Dorong Dialog dan Tawarkan Diri sebagai Tuan Rumah
Sumber dari Pemerintah Turki menyebutkan bahwa pihaknya telah mempelajari pendekatan Rusia terhadap kemungkinan pertemuan tingkat kepemimpinan.
"Kami telah mempelajari dengan cermat pendekatan dari pihak Rusia terhadap kemungkinan pertemuan di tingkat kepemimpinan. Turki, seperti sebelumnya, siap mendorong dilakukan dialog dan akan melanjutkan pertemuan dengan semua pihak untuk menemukan solusi yang dapat diterima bersama," ungkap sumber tersebut.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sebelumnya menyatakan kesiapan negaranya untuk menjadi tuan rumah pembicaraan pemimpin terkait konflik Ukraina dalam Forum Diplomasi Antalya.
Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan juga menegaskan bahwa tawaran tersebut telah disampaikan kepada Rusia dalam pertemuan tingkat tinggi.
Proses Negosiasi Masih Terhambat Situasi Global
Turki menilai upaya menciptakan kondisi dialog substantif sangat bergantung pada kemauan politik dari kedua belah pihak yang berkonflik.
Sejak awal tahun, Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat telah menggelar tiga putaran pembicaraan, dengan pertemuan terakhir berlangsung di Jenewa pada 17–18 Februari.
Namun, proses tersebut mengalami jeda pada April akibat perkembangan situasi di Timur Tengah yang memengaruhi dinamika perundingan.
Turki menyatakan akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak untuk mendorong tercapainya solusi damai yang dapat diterima bersama.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







