
Pantau - Ajang penghargaan 30th Asian Television Awards (ATA) resmi digelar di Jakarta pada 28–29 November 2025, menandai kali kedua Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah salah satu ajang prestisius dunia televisi Asia tersebut.
Acara yang telah berjalan selama tiga dekade ini menghadirkan bintang-bintang televisi dari berbagai negara Asia dan disiarkan langsung melalui INDOSIAR dan VIDIO pada malam pembuka, Jumat, 28 November 2025.
Penampilan Spektakuler di Malam Pembuka
Penyanyi Indonesia Budi Doremi membuka acara dengan membawakan lagu andalannya "Mesin Waktu", menandai dimulainya malam penuh penampilan musik lintas negara.
Sorotan lainnya datang dari Mutia DA7, penyanyi dangdut muda berbakat yang tengah naik daun, yang tampil memukau lewat lagu rock legendaris "She’s Gone" dari Steelheart, mengenakan gaun hijau elegan—meninggalkan genre dangdut untuk satu malam.
Penampil internasional juga turut memeriahkan panggung:
- Kier King dan Angela Ken dari Filipina
- Grup J-pop DXTEEN dengan lagu "Brand New Day"
- Falan Andrea dari Sri Lanka
- Grup K-pop KIIRAS membawakan lagu "BANG BANG!" dan "KILL MA BO$$"
Empat pembawa acara dari berbagai negara memandu jalannya acara malam pertama, yaitu Robby Purba (Indonesia), Louis Hesse (Thailand), Heo You Won (Korea Selatan), dan Brian Yuen (Hong Kong).
Malam Puncak Bertabur Bintang
Penyelenggara menjanjikan pementasan yang lebih spektakuler pada malam puncak tanggal 29 November 2025.
Sejumlah nama besar dari dalam dan luar negeri dipastikan tampil, antara lain:
- Dewi Persik, Christie, Fildan, Selfi Yamma, dan 10 Academia D’Academy 7
- JKT48, grup idola yang mewakili Indonesia
- Bintang mancanegara seperti Jirayut, Hael Husaini, DXTEEN, Falan Andrea, KIIRAS, dan Blingone
Selain keempat pembawa acara utama, malam puncak juga akan dipandu oleh Raffi Ahmad dan Rina Nose, yang menambah nuansa lokal dalam perayaan internasional ini.
Dengan kolaborasi budaya dari berbagai negara, Asian Television Awards ke-30 tak hanya menjadi ajang apresiasi bagi insan pertelevisian Asia, tapi juga pesta seni lintas budaya yang membanggakan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








