Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Khofifah: Pasar Murah Efektif Kendalikan Inflasi dan Jaga Daya Beli Masyarakat Jatim

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Khofifah: Pasar Murah Efektif Kendalikan Inflasi dan Jaga Daya Beli Masyarakat Jatim
Foto: (Sumber: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menggelar pasar murah di Balai Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Jatim..)

Pantau - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa pasar murah menjadi salah satu instrumen yang efektif dalam mengendalikan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan awal tahun.

Pernyataan ini disampaikan dalam kegiatan pasar murah yang digelar di Balai Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Strategi Pemprov Jatim Jaga Akses Pangan Murah

Khofifah menjelaskan bahwa pasar murah merupakan bagian dari strategi Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memastikan masyarakat tetap bisa mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

"Pasar murah tersebut merupakan bagian dari strategi Pemprov Jawa Timur untuk memastikan masyarakat tetap dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, khususnya di tengah dinamika harga pangan yang cenderung fluktuatif pada awal tahun," ujarnya.

Dalam pasar murah tersebut, Pemprov Jatim menyediakan berbagai komoditas pangan strategis di bawah harga pasar, antara lain:

  • Beras premium: Rp14.000/kg
  • Beras medium (program SPHP): Rp11.000/kg
  • Minyakita: Rp13.000/liter
  • Gula pasir: Rp14.000/kg
  • Telur ayam ras: Rp22.000/pack
  • Tepung terigu: Rp10.000/kg
  • Bawang putih sinco: Rp6.000/250 gram
  • Bawang merah: Rp7.000/250 gram

Seluruh komoditas disediakan dengan stok yang mencukupi dan dapat diakses langsung oleh masyarakat sekitar.

Intervensi Pasar akan Terus Dilakukan

Khofifah menyampaikan bahwa pasar murah telah dilaksanakan di berbagai titik di Jawa Timur dan terbukti membantu menstabilkan harga di tengah lonjakan kebutuhan rumah tangga.

"Melalui pasar murah ini, kami ingin memastikan masyarakat tetap bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa secara umum ketersediaan bahan pangan di Jawa Timur dalam kondisi aman.

Namun, perhatian khusus tetap diberikan pada aspek keterjangkauan harga agar tidak memberatkan masyarakat, terutama kelompok rentan.

"Stok pangan kita aman. Yang perlu terus kita jaga adalah agar harga tetap terjangkau. Karena itu, intervensi pasar seperti pasar murah ini akan terus kita lakukan di berbagai daerah," tambahnya.

Penulis :
Aditya Yohan